Mau punya
market cap bernilai jutaan?

Setelah membedah ratusan token yang sukses, kami merangkum faktor apa saja yang membuat mereka bisa outperform seluruh market.

Pelajari gratis lewat eBook ini.

BUAT MEMECOIN VIRAL

Top 10 Wallet Base di 2026

Salah satu keputusan terpenting bagi seorang trader adalah memilih wallet yang tepat untuk bertransaksi. Banyak pengguna yang langsung nyaman dengan wallet pertama yang mereka coba, tapi tidak sedikit juga yang berakhir dengan pengalaman buruk.

Di post ini kita akan bahas 10 wallet di blockchain Base yang paling banyak dipakai dan secara resmi masuk ke dalam ekosistem Base.

Daftar wallet ini kami urutkan dari yang kami anggap terbaik, tapi kalau ada yang kurang cocok, tinggal lanjut ke pilihan berikutnya. Dalam menyusun ranking ini, kami mencari keseimbangan optimal antara keamanan dan kemudahan pakai.

Wallet di urutan atas memenuhi hampir semua kriteria, sementara yang berikutnya lebih unggul di aspek tertentu dan bisa jadi tetap sesuai preferensimu. Langsung kita bahas.

top 10 wallet di blockchain base 2024

1. Metamask

Metamask wallet sebagai alternatif wallet untuk blockchain Base

Metamask adalah wallet andalan di jaringan Ethereum, tak diragukan lagi yang paling banyak dipakai. Kepopulerannya bertumpu pada kemudahan penggunaan, kompatibilitas luas dengan berbagai blockchain, dan integrasinya dengan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Sudah terbukti selama bertahun-tahun.

Metamask sepenuhnya kompatibel dengan jaringan Base, kamu cukup menambahkan mainnet Base seperti yang dijelaskan di video ini.

Kemudahan pakai adalah kekuatan utama MetaMask. Baik ekstensi browser maupun aplikasi mobile-nya sama-sama diapresiasi karena simpel, memudahkan transaksi dengan cepat dan efisien.

Di sisi lain, sejumlah pengguna mencatat bahwa respons customer service bisa lambat dan kebijakan support kadang membingungkan.

Satu lagi area yang perlu diperbaiki adalah pengelolaan NFT. Meski MetaMask mendukung NFT, pengguna tidak bisa melihatnya langsung di dalam aplikasi, sehingga perlu menggunakan platform tambahan seperti OpenSea.

  • Kelebihan: Paling banyak dipakai dan punya antarmuka yang sangat intuitif.
  • Kekurangan: NFT tidak bisa dilihat langsung di aplikasi, yang bisa bikin frustrasi dan memaksa pengguna beralih ke platform lain.

2. Ambire Wallet

Ambire Wallet adalah bagian dari ekosistem base

Banyak pengguna memuji kemudahan pakai Ambire Wallet, menyebutnya intuitif dan mudah digunakan. Hal ini membuatnya bisa diakses oleh pemula maupun pengguna yang lebih berpengalaman. Selain itu, wallet ini menonjol berkat rangkaian fitur yang lengkap dan dukungan untuk banyak token. Pengguna menghargai fakta bahwa platform terus diperbarui dan ditingkatkan, sehingga pengalaman penggunanya selalu berkembang.

Keamanan Ambire Wallet juga menjadi salah satu keunggulannya, memberi ketenangan bagi pengguna karena dana mereka terlindungi dari akses tidak sah. Selain itu, transparansi tim pengembang dalam terus menginformasikan pengguna soal update dan peningkatan sangat diapresiasi.

Fitur visualisasi transaksi Ambire memudahkan pengguna melihat ke mana dana mereka mengalir dan bagaimana aset mereka dikelola. Fitur ini sangat berguna bagi siapa pun yang ingin memantau keuangan mereka dengan cara yang simpel dan jelas.

Selain itu, kemampuan mengelola gas fees secara otomatis dan membayarnya menggunakan stablecoin atau aset lain juga menjadi fitur yang disukai pengguna, membuat penggunaan wallet ini lebih efisien dan praktis.

Meski begitu, tidak ada yang sempurna. Beberapa pengguna melaporkan kesulitan mengakses wallet mereka setelah beberapa kali percobaan gagal. Meski tim support merespons cepat dengan instruksi detail, kurangnya tindak lanjut bisa berujung pada pengalaman yang kurang menyenangkan bagi sebagian pengguna.

  • Kelebihan: Smart wallet self-custody dan open-source, ideal untuk pengelolaan aset digital yang aman dan bebas repot.
  • Kekurangan: Bisa terasa kompleks untuk pengguna baru karena fitur account abstraction-nya.

3. BlockWallet

Block Wallet, salah satu alternatif terbaik sebagai Base Wallet

wallet ini hadir sebagai alternatif yang lebih unggul dibanding pilihan populer seperti MetaMask dan TrustWallet, berkat desainnya yang berpusat pada pengguna dan fitur privasi yang lebih canggih.

Keamanan adalah kekuatan utama BlockWallet. wallet ini dilengkapi proteksi anti-phishing dan node cadangan untuk mencegah downtime. Pengguna juga menghargai fitur privasi yang ditawarkan, seperti perlindungan terhadap serangan “sandwich” dan kebijakan tanpa pelacakan aktivitas. Langkah-langkah ini memastikan data pengguna tetap aman dari berbagai ancaman.

Selain itu, pengguna bisa menghubungkan perangkat hardware seperti Ledger, Trezor, dan Keystone untuk keamanan ekstra.

Namun, BlockWallet juga punya beberapa keterbatasan. Beberapa pengguna menyebut tidak adanya dukungan autoload token di jaringan PulseChain dan absennya mode layar penuh sebagai kekurangan. Selain itu, meski wallet ini punya banyak fitur, ada pengguna yang lebih memilih wallet lain dengan opsi kustomisasi yang lebih lengkap.

  • Kelebihan: Wallet self-custody yang fokus pada kecepatan, keandalan, dan keamanan.
  • Kekurangan: Beberapa fitur canggih yang dimiliki kompetitor mungkin belum tersedia di sini.

4. Bitget Wallet

Biget Wallet untuk base

Sebelumnya dikenal sebagai BitKeep, wallet ini telah berkembang pesat sejak diluncurkan pada 2018, dengan basis pengguna global yang kini melampaui 12 juta di 168 negara.

Membuat wallet adalah proses yang cepat dan mudah, tidak butuh lebih dari satu menit. Pendekatan yang berpusat pada pengguna ini memungkinkan siapa saja, terlepas dari tingkat pengalamannya, langsung menggunakan wallet tanpa hambatan.

Soal keamanan, Bitget Wallet sangat serius dalam melindungi aset penggunanya. Platform ini menggunakan Dual Encryption Storage Mechanism (DESM) dan bermitra dengan perusahaan keamanan terkemuka seperti Slowmist dan Certik untuk audit menyeluruh. Selain itu, wallet memiliki risk protection fund senilai 300 juta dolar yang dirancang untuk menjaga aset pengguna jika terjadi insiden.

Bitget Wallet juga menawarkan fitur trading dan NFT yang canggih. Platform ini mencakup Bitget Swap, yang mendukung transaksi lintas chain di hampir 30 jaringan utama. Dengan mengagregasi likuiditas dari berbagai DEX, Bitget Swap memberikan harga terbaik dan pilihan trading pair yang luas bagi pengguna.

Meski begitu, wallet ini punya beberapa keterbatasan. Walaupun cukup serbaguna, ekstensi browser Bitget Wallet memiliki fitur yang lebih sedikit dibanding versi mobile-nya. Ini bisa jadi masalah bagi pengguna yang lebih suka trading dari komputer, karena tidak semua fitur yang tersedia di aplikasi mobile bisa diakses di sana.

Satu hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah biaya transaksi. Meskipun Bitget Swap menawarkan harga kompetitif dengan menggabungkan likuiditas dari berbagai exchange, trading fees-nya bisa terbilang tinggi bagi sebagian pengguna, terutama yang melakukan transaksi dalam volume besar. Ini bisa berdampak pada profitabilitas para trader aktif dan menjadi faktor penting yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih wallet ini.

  • Positif: Pendekatan keamanan yang solid.
  • Negatif: Untuk mendapatkan trading fees lebih rendah, pengguna harus menggunakan Bitget Swap.

5. Zerion

Zerion Wallet

Salah satu keunggulan utama Zerion adalah antarmuka yang bersih dan mudah dinavigasi. Pengguna menyukai kemampuan untuk memantau beberapa wallet sekaligus dan melacak portofolio kripto, lengkap dengan notifikasi push untuk aktivitas beli dan jual.

Customer support Zerion sering disebut-sebut sebagai salah satu yang terbaik di dunia kripto. Pengguna memuji kecepatan dan efisiensi tim support dalam menyelesaikan masalah dan menjawab pertanyaan, dengan pendekatan personal yang jarang ditemukan di platform kripto lain.

Dari sisi fitur, Zerion menawarkan manajemen portofolio yang canggih: bukan sekadar memantau saldo, tapi juga memudahkan swap token serta mengelola LP token dan vault. Aplikasi iPhone-nya dilengkapi widget praktis seperti portfolio tracker dan pelacak gas fees di layar home, sehingga semua informasi penting langsung terlihat tanpa perlu membuka aplikasi.

Meski begitu, Zerion tetap punya keterbatasan. Walaupun menawarkan manajemen portofolio dan swap yang canggih, beberapa pengguna menemukan bahwa kompatibilitas dengan token tertentu atau fitur spesifik masih terbatas dibanding platform lain.

  • Positif: Salah satu customer support terbaik di market.
  • Negatif: Kompatibilitas dengan platform dan token masih terbatas.

6. Brave Wallet

Brave Wallet

Dari sisi fungsionalitas, Brave Wallet memungkinkan pengguna melakukan swap kripto langsung di dalam wallet melalui Brave Swaps. Fitur ini mendukung Ethereum, chain EVM, Solana, dan Filecoin, menggunakan agregator seperti 0x dan Jupiter untuk menemukan rate terbaik di platform desentralisasi.

Selain itu, dengan pembaruan terbaru Brave, kini pengguna juga bisa membuat akun Bitcoin SegWit secara native, yang semakin memperluas kemampuan wallet ini.

Keunggulan lain adalah integrasi Brave Wallet dengan hardware wallet seperti Ledger Nano X, yang memberikan lapisan keamanan tambahan bagi pengguna. Selain itu, wallet ini juga mendukung pengiriman dan penerimaan NFT, menambah fleksibilitas penggunaannya.

Meski begitu, Brave Wallet punya beberapa keterbatasan. Yang paling mencolok adalah ketersediaannya yang eksklusif di browser Brave.

Artinya, pengguna yang lebih suka browser lain tidak bisa menggunakan wallet ini tanpa beralih ke Brave. Meski integrasi native ini membantu meminimalkan risiko keamanan dari ekstensi pihak ketiga, hal ini bisa jadi hambatan bagi mereka yang tidak ingin mengganti browser utamanya.

Soal biaya, Brave Wallet gratis digunakan, namun pengguna tetap perlu membayar gas fees dan komisi yang disebut sebagai “Brave fees” saat bertransaksi. Biaya ini setara dengan yang dikenakan oleh wallet kripto lainnya.

Selain wallet, ekosistem Brave menawarkan berbagai fitur tambahan, seperti Brave Rewards yang memungkinkan pengguna mendapatkan token BAT dengan menonton iklan pilihan, dan Brave VPN, layanan berlangganan yang memberikan lapisan keamanan dan privasi ekstra saat online.

  • Positif: Fokus kuat pada privasi online dengan alat perlindungan privasi bawaan.
  • Negatif: Hanya tersedia jika menggunakan browser Brave.

7. Safe Wallet

safe wallet for base - Smithii

Safe Wallet menonjol dengan antarmuka yang sederhana dan mudah digunakan, memudahkan pengaturan dan pengelolaan wallet yang aman dan kolaboratif. Pengguna dapat membuat akun multi-signature yang membutuhkan beberapa tanda tangan untuk setiap transaksi, memberikan lapisan keamanan tambahan. Fitur ini sangat berguna bagi tim bisnis, DAO, dan siapa saja yang mengutamakan keamanan.

Selain itu, Safe Wallet telah mengintegrasikan lebih dari 200 dApp populer, memungkinkan pengguna melakukan transaksi DeFi dengan aman dan mudah.

Keunggulan lain adalah kemampuan untuk mensimulasikan transaksi sebelum mengirimnya, sehingga pengguna bisa memahami persis apa yang akan terjadi sebelum mengonfirmasi. Selain itu, wallet ini sepenuhnya terdesentralisasi dan non-custodial, artinya dana hanya bisa diakses oleh pengguna dan co-signer mereka.

Meski memiliki banyak keunggulan, Safe Wallet juga punya kekurangan. Misalnya, tidak ada opsi untuk menetapkan satu signer sebagai “lebih penting” dari yang lain, yang bisa membatasi fleksibilitas dalam pengelolaan izin transaksi.

Kekurangan lainnya adalah gas fees untuk transaksi di Safe Wallet yang cenderung lebih tinggi dibanding akun biasa. Biaya ini harus dibayar dari akun pribadi signer, bukan dari akun Safe itu sendiri. Meskipun ini sedikit merepotkan, banyak pengguna yang menganggapnya sepadan dengan keamanan ekstra yang ditawarkan Safe Wallet.

  • Positif: Dirancang sepenuhnya untuk keamanan.
  • Negatif: Gas fees tinggi.

8. Coinbase

Coinbase wallet

Salah satu keunggulan utama Coinbase Wallet adalah antarmukanya yang intuitif dan mudah digunakan, sehingga bisa diakses oleh pemula maupun pengguna berpengalaman. Ditambah lagi, integrasi dengan Coinbase Pro memungkinkan pengguna melakukan operasi lanjutan dengan trading fees lebih rendah, menjadikannya lebih bernilai bagi trader berpengalaman.

Keamanan juga menjadi keunggulan Coinbase Wallet. Dana yang disimpan di platform ini terlindungi, dan wallet memberikan ketenangan pikiran dengan jaminan bahwa dana tunai diasuransikan oleh FDIC hingga $250,000 untuk pengguna di Amerika Serikat. Selain itu, integrasi dengan hardware wallet seperti Ledger menambah lapisan keamanan ekstra.

Namun, platform ini juga punya kekurangan. Salah satu yang paling sering dikeluhkan adalah layanan customer support, yang tidak selalu memuaskan. Banyak pengguna melaporkan pengalaman buruk dengan support yang sering kali bersifat otomatis dan kurang efektif dalam menyelesaikan masalah kompleks. Bagi yang menginginkan layanan lebih baik, Coinbase menawarkan langganan bernama Coinbase One, yang mencakup priority support dan zero fees untuk beberapa transaksi.

Kekurangan lain adalah trading fees yang relatif lebih tinggi dibanding beberapa kompetitor. Ini bisa menjadi kendala signifikan bagi pengguna yang melakukan transaksi dalam volume besar atau yang ingin menekan biaya seminimal mungkin.

  • Positif: Menyediakan browser dapp yang aman dan termasuk salah satu wallet yang paling mudah dan aman digunakan.
  • Negatif: Meski aman, sebagian pengguna mungkin khawatir soal sentralisasi dan kebijakan privasi.

9. Ledger

Ledger Wallet

Keunggulan utama Ledger Wallet adalah keamanannya yang solid. Perangkat fisik Ledger seperti Ledger Nano S dan Ledger Nano X menggunakan teknologi smart card untuk memberikan perlindungan optimal bagi aset kripto pengguna.

Banyak pengguna juga memuji kemudahan penggunaan perangkat Ledger. Meski keamanannya tinggi, perangkat ini relatif mudah dikonfigurasi dan digunakan, sehingga cocok untuk pemula maupun pengguna berpengalaman. Aplikasi pendampingnya, Ledger Live, intuitif dan memudahkan pengelolaan aset kripto, dari mengirim dan menerima hingga memantau portofolio.

Namun, tidak semua aspeknya positif. Keluhan yang sering muncul adalah soal layanan customer support. Beberapa pengguna melaporkan bahwa respons support bisa sangat lambat, dan dalam beberapa kasus, solusi yang diberikan pun tidak efektif.

Kekurangan lain ada di pengelolaan swap. Beberapa pengguna melaporkan masalah dengan swap fees, di mana biaya yang awalnya ditampilkan jauh lebih rendah dari yang akhirnya ditagihkan, sehingga menimbulkan kerugian finansial.

Selain itu, ada keterbatasan teknis tertentu, seperti masalah kompatibilitas dengan beberapa kripto dan fitur yang lebih terbatas dibanding perangkat hardware wallet lainnya.

  • Positif: Menawarkan keamanan yang solid dengan hardware wallet dan aplikasi pendamping Ledger Live.
  • Negatif: Membutuhkan pembelian perangkat keras tambahan, yang bisa menjadi hambatan awal bagi sebagian pengguna.

10. Exodus

Exodus Wallet

Hal pertama yang langsung terasa saat membuka Exodus adalah tampilannya. Banyak pengguna menyebutnya bersih dan mudah dinavigasi, sehingga proses mengelola aset kripto terasa jauh lebih simpel. Aplikasinya tidak hanya enak dilihat, tapi juga memudahkan kamu memantau dan mengelola aset secara efisien.

Exodus mendukung banyak jenis aset kripto, memungkinkan pengguna menyimpan dan mengelola berbagai token dalam satu platform. Fitur swap langsung di dalam wallet jadi nilai tambah tersendiri, karena kamu bisa konversi antar aset tanpa harus keluar ke exchange lain.

Dari sisi keamanan, Exodus adalah wallet self-custody, artinya kamu punya kendali penuh atas private key milikmu. Fitur ini jadi salah satu daya tarik utama, karena memberikan lapisan keamanan dan privasi yang lebih solid.

Customer support-nya mengklaim tersedia 24 jam, tapi kenyataannya tidak selalu begitu. Ada pengguna yang puas dengan responsnya, tapi tidak sedikit juga yang kecewa karena balasan yang lambat atau solusi yang tidak membantu.

Soal transparansi fee swap juga jadi catatan merah. Sejumlah pengguna melaporkan bahwa biaya untuk melakukan swap di dalam wallet bisa jauh lebih tinggi dari perkiraan, dan tidak selalu dijelaskan dengan jelas sebelum transaksi dieksekusi. Hal ini membuat sebagian pengguna merugi dan mulai mempertanyakan transparansi Exodus di aspek ini.

  • Positif: Antarmuka sangat bagus dan tersedia layanan on-ramping.
  • Negatif: Selisih besar antara harga yang ditampilkan di aplikasi dan yang benar-benar dikenakan

Sudah pilih wallet-mu? Saatnya membuat Base token-mu.

Kesimpulan

Tidak diragukan lagi, 4 wallet pertama adalah yang paling seimbang di ekosistem Base. Berikutnya ada Brave yang, meski sangat bagus, kompatibilitasnya yang terbatas hanya pada browser-nya sendiri cukup mengurangi nilainya.

Wallet-wallet berikutnya tetap layak dicoba karena masing-masing punya kelebihannya. Tapi kalau kamu ingin pilihan yang lebih aman, kami rekomendasikan 4 yang pertama. Kalau tidak ada yang cocok, baru lanjut ke opsi selanjutnya.

Seberapa bermanfaat postingan ini?

Klik bintang untuk memberi nilai!

Rata-rata penilaian 0 / 5. Jumlah suara: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Karena kamu merasa postingan ini bermanfaat...

Ikuti kami di media sosial!

Maaf postingan ini tidak bermanfaat untukmu!

Bantu kami memperbaikinya!

Bagaimana kami bisa memperbaiki postingan ini?

Tinggalkan komentar

Siap bawa proyekmu ke level berikutnya?

Bergabunglah dengan para pemimpin di trenches dan ratusan tim yang lagi launch dan mengelola token mereka di Smithii.

Launch Token-mu

Launch tanpa coding di lebih dari 20 blockchain dan launchpad.
Pakai bundles, kustomisasi authorities, dan banyak lagi..

boost your token - smithii

Boost dan Scaling

Sebuah proyek bisa berkembang kalau kamu dorong. Pakai bot kami untuk meningkatkan visibilitas token-mu atau lebih jauh lagi dengan tools pro kami.

Token Utilities - Smithii

Utilities yang Disederhanakan

Akses berbagai tools canggih yang bikin proyekmu lebih menarik dan memudahkan pengelolaan harian.

Homepage Smithii Tools
Jelajahi tools kami
Smithii

Solusi all-in-one
untuk proyek di web3

Subscribe ke Newsletter dan dapatkan E-Book gratis

© 2023 - 2026 Smithii | Semua hak dilindungi