CARA MENJADI COLLAB MANAGER?
Kalau kamu ingin ikut berperan dalam kesuksesan sebuah koleksi NFT, jelas menjadi collab manager adalah salah satu jalurnya. Mungkin kamu sudah pernah masuk ke project lain dan melihat bagaimana para Collab Managers di project tersebut membantu komunitas bertumbuh, sambil bekerja dari rumah dan dibayar untuk itu.
Kalau kamu ingin jadi salah satunya, lanjut baca. Di post ini, kita akan bahas apa itu collab manager secara tepat, apa saja tugasnya, dan 7 langkah (+1 ekstra) yang bisa kamu ikuti untuk menjadi Collab Manager.

APA ITU COLLAB MANAGER?
Collab manager dalam project crypto dan NFT adalah orang yang bertanggung jawab mengelola kolaborasi dengan DAO dan koleksi NFT lainnya.
Pada dasarnya, tugasnya adalah aktif menawarkan kolaborasi ke komunitas lain, sehingga membantu mendorong growth project tempat ia bekerja. Ia juga harus menjawab permintaan dari project lain yang ingin mendapatkan collab (biasanya lewat ticket di Discord).
Collab seperti ini biasanya berupa penawaran whitelist untuk komunitas lain dengan syarat mereka memenuhi requirement tertentu yang sudah ditetapkan.
BAGAIMANA CARA KERJA COLLAB?
Jenis kolaborasi yang paling umum adalah lewat raffle atau FCFS.
Dalam “Giveaway Collabs”, mekanismenya sederhana: dibuat raffle di komunitas yang kita tawari whitelist, lalu setelah pemenangnya keluar, kita berikan whitelist kepada mereka.
Dalam “Collabs FCFS“, yaitu First Come First Serve, kita menetapkan beberapa syarat yang harus dipenuhi komunitas lain (biasanya follow Twitter, join server Discord, dan sejenisnya), lalu orang pertama yang memenuhi syarat tersebut akan mendapatkan whitelist. Biasanya, untuk tiap collab dibuat channel khusus di server Discord tempat mereka mengirim “bukti” bahwa syaratnya sudah dipenuhi.
APA SAJA TUGAS COLLAB MANAGER?
- Membesarkan komunitas.
- Mengelola kolaborasi.
- Mencari kolaborasi secara aktif.
- Merespons calon collab yang mengajukan permintaan.
- Membagikan whitelist.
- Mengecek apakah syarat kolaborasi sudah dipenuhi.
BERAPA BAYARAN COLLAB MANAGER?
Soal berapa bayaran Collab Manager, kisarannya bisa kita patok di sekitar 30$ sampai 150$ per minggu. Perlu diingat, ini bukan pekerjaan full-time. Biasanya collab manager menangani beberapa proyek sekaligus, bahkan dengan role yang berbeda-beda.
Seperti pekerjaan lain, Collab Managers tidak punya standar gaji tetap yang berlaku untuk semua orang. Rentangnya bisa jauh sekali: ada Collab Managers yang menawarkan diri untuk bekerja gratis, ada juga yang meminta ratusan dolar per minggu.
Masalah pertamanya adalah tidak ada hasil yang bisa dijamin, karena ada banyak variabel yang menentukan apakah proyek lain akan menerima proposal kolaborasi kita atau tidak. Karena itu, perekrutan biasanya lebih banyak bergantung pada bukti sukses sebelumnya saat bekerja di proyek lain.
Sangat umum jika satu orang yang sama menjalankan role sebagai collab manager, alpha hunter, moderator, dan lainnya di komunitas yang berbeda.

CARA MENJADI COLLAB MANAGER DALAM 7+1 LANGKAH
Sebelum mulai, kamu perlu paham bahwa mendapatkan pekerjaan pertama dan dibayar sesuai nilai kamu tidak akan mudah. Ini adalah proses yang harus kamu lewati sampai punya posisi yang solid di sektor NFT.
1. PILIH BLOCKCHAIN TEMPAT KAMU AKAN MENJADI COLLAB MANAGER
Untuk berkembang sebagai Collab Manager profesional, kamu akan butuh koneksi, pemahaman luas soal koleksi/DAOs yang sudah ada, dan keluwesan untuk mengikuti tren di blockchain.
Karena itu, paling masuk akal kalau kamu fokus ke satu blockchain dulu, terutama saat baru mulai. Kami merekomendasikan kamu memilih salah satu jaringan berikut: Ethereum, Polygon, Solana atau Cardano.
Alasannya sederhana: jaringan-jaringan ini punya volume paling besar, jadi jumlah koleksinya juga lebih banyak (meski kompetisinya juga lebih ketat).
2. BELAJAR, BANGUN KOMUNIKASI, DAN BUAT DIRIMU TERLIHAT
Sekarang saatnya mulai jalan. Untuk itu, penting banget kamu benar-benar paham cara kerja blockchain yang kamu pilih dari semua sisi: koleksi populer, koleksi lama, koleksi baru, apa yang dilakukan tiap koleksi, DAOs berpengaruh, Influencers paling dikenal, sampai pemilik proyek.
Untuk melakukannya, kamu perlu aktif masuk ke server koleksi, jadi aktif, ngobrol dengan orang-orang, dan seterusnya. Sambil melakukan itu, kamu akan belajar sekaligus kenal orang-orang yang bisa membantu kamu nanti.
Kalau kamu punya kemampuan untuk investasi, sebaiknya lakukan. Tentu saja, pakai hanya uang yang siap kamu relakan jika hilang. Intinya, kalau ada uang yang ikut bermain, kamu biasanya akan lebih serius belajar dan menganggapnya lebih penting. Selain itu, kamu bisa menguji langsung apakah analisismu soal market, peluang, dan hal lain sudah tepat.

3. PENGALAMAN PERTAMA UNTUK MENJADI COLLAB
Sekarang waktunya mulai membangun koneksi yang benar-benar serius dan menonjol supaya kamu bisa dapat job pertama.
Realistis saja, tidak ada yang akan hire kamu tanpa pengalaman sebelumnya, jadi itu yang harus kamu kejar dulu. Caranya dengan masuk ke project kecil dan masih baru. Setelah berada di sana, kamu perlu menonjol dengan aktif supaya owner project tersebut mulai notice kamu.
Begitu kamu tahu kamu sudah mulai menonjol, waktunya ambil langkah dan bicara langsung dengan mereka. Ajukan diri sebagai moderator dan/atau collab manager secara gratis (kemungkinan diterima sebagai moderator lebih besar, karena pada akhirnya project biasanya lebih percaya collab manager yang sudah punya pengalaman).
Tolong, jangan mengejar-ngejar owner project sambil memohon agar kamu di-hire, itu justru bikin mereka risih dan bisa mempersulit peluang kamu bekerja di project lain. Penting untuk membangun image yang serius dan profesional.
4. TERIMA PENOLAKAN SEBAGAI COLLAB MANAGER
Di tahap ini, ada hal penting yang perlu dibahas. Kamu harus terbiasa dengan penolakan. Sejak awal, kamu akan sering mendapat jawaban tidak dalam sebagian besar kesempatan, dan ini tidak akan pernah benar-benar hilang. Selama kamu bekerja, kamu akan menerima ratusan penolakan dari DAOs yang tidak tertarik dengan kolaborasi yang kamu tawarkan.
Terima saja dan anggap itu sebagai tantangan. Dengan mindset begitu, prosesnya akan jauh lebih mudah.
5. BANGUN KONEKSI
Mengambil pengalaman awal tanpa bayaran itu penting karena bisa membuka banyak pintu. Prioritasmu dalam proses ini adalah mengenal orang dan terutama membangun network dengan collab manager lain.
Ingat, project yang akan kamu tawari kolaborasi biasanya juga punya collab manager di tim mereka. Jadi ini saatnya membangun relasi dengan mereka dan membuat daftar kontak untuk saling bertukar collab.
6. BANGUN PORTFOLIO-MU
Pengalaman itu bagus, tapi tidak ada gunanya kalau tidak kamu tunjukkan ke orang lain. Karena itu, kamu perlu membuat portfolio berisi pekerjaan yang sudah kamu kerjakan, layaknya seorang artist memamerkan karyanya.
Biasanya orang memakai platform seperti Galaxie.co dan platform sejenisnya.
Buat dengan detail dan usahakan tampil original sebaik mungkin. Penting juga punya presence di twitter dan sosial media lain, karena itu bisa jadi etalase tambahan untuk menunjukkan pekerjaanmu. Kamu bisa belajar dari collab manager lain yang sudah punya pengaruh.
7. USAHAKAN JADI YANG TERBAIK
Menjadi collab manager itu berat, apalagi saat namamu belum dikenal. Di awal, pekerjaan ini juga sering dibayar rendah. Jadi kamu perlu paham kondisi itu dan berusaha jadi yang terbaik. Kamu harus menonjol lewat kualitas kerja, supaya bisa direkomendasikan oleh klien yang kamu bantu atau bahkan oleh collab manager lain.
Kalau kamu konsisten dan kerjamu rapi, posisimu bakal terus naik sampai bisa dapat slot tetap di berbagai collection dan makin banyak client yang tertarik. Di saat yang sama, waktumu juga dibayar jauh lebih layak.
7+1. BEDAKAN DIRIMU DARI COLLAB MANAGER LAIN
Step ekstra ini buat yang berani, yang mau naik level dan nggak cuma jadi satu collab manager lagi di antara banyak orang.
Berinovasi dan tampil beda dari yang lain. Kalau kamu bisa begitu, kamu nggak perlu lagi memohon orang untuk hire kamu, mereka yang akan datang mencarimu.
Contoh yang bagus adalah Cloudz. Karena rutin membuat konten yang bernilai, orang jadi otomatis mengenalnya. Hasilnya, ia mendapat lebih banyak koneksi potensial dan calon client dari social media-nya.

BAGAIMANA CARA MENEMUKAN PROJECT UNTUK JADI COLLAB MANAGER?
Seperti yang sudah kita bahas, penting untuk masuk ke project saat masih di fase awal, karena di titik itulah mereka biasanya paling membutuhkan collab manager. Jadi sekarang kita lihat metode apa saja yang bisa dipakai untuk menemukan project dan menawarkan jasa kita sebagai collab manager.
Perlu diingat, cara terbaik untuk menghubungi project adalah lewat Discord. DM Twitter biasanya sulit dibalas karena mereka menerima ratusan pesan dari spammer.
HASHTAG DI TWITTER
Biasanya, saat proyek baru mulai jalan, mereka sering membuat post awal untuk mencari interaksi pertama, dengan memakai hashtag seperti: #NFT, #Solana, #Ethereum, dan seterusnya.
Kalau kamu cek hashtag ini setiap hari, kamu bisa menemukan peluang untuk menawarkan diri sebagai collab manager.
DIREKOMENDASIKAN OLEH COLLAB MANAGER LAIN
Kami tekankan lagi pentingnya membangun koneksi dan networking dengan collab manager lain. Ini juga berlaku untuk moderator, alpha hunter, dan sejenisnya.
Intinya, koleksi NFT biasanya cukup sering membutuhkan staff baru, jadi dalam banyak kasus mereka akan meminta rekomendasi dari staff yang sudah ada. Kalau kamu membangun koneksi itu dan menjaganya, mereka sendiri yang bisa membawakan peluang kerja untukmu.
INFLUENCER DI TWITTER
Untuk mulai membangun traction, proyek biasanya melakukan promosi lewat akun influencer di berbagai platform. Follow mereka dan manfaatkan proyek yang baru mulai untuk mencari posisi di sana.

BAGAIMANA CARA MENEMUKAN DAO UNTUK MENAWARKAN COLLAB?
Setelah kamu berhasil dapat kerjaan, penting banget untuk deliver dengan bagus, supaya mereka tetap mau kerja bareng kamu. Karena itu, kamu perlu mengetuk pintu banyak sekali DAO sampai akhirnya dapat jawaban yang dicari: “ya, kami tertarik untuk collab”. Di sini kami jelaskan beberapa cara menemukan komunitas-komunitas ini.
Perlu diingat, cara terbaik menghubungi project adalah lewat Discord. DM Twitter biasanya sulit dibalas karena mereka menerima ratusan pesan dari spammer.
TOP COLLECTIONS MAGIC EDEN
Kamu bisa menemukan 1000 collection dengan membuka “popular collections” di Magic Eden. Ini berlaku untuk Solana, Polygon, Ethereum, Bitcoin, dan Cardano, karena itu adalah network yang saat ini didukung Magic Eden.
Ini kerja yang berat, tapi kami sarankan mulai dari project kecil yang sudah mint, lalu naik bertahap seiring komunitas kamu berkembang. Ingat, cukup sulit bagi DAO yang sudah lumayan besar untuk menerima kolaborasi kalau collection kamu belum punya angka dan value proposition yang layak.
COLLAB YANG SUDAH DILAKUKAN DI PROJECT LAIN
Kamu bisa menemukan banyak sekali DAO dengan masuk ke Discord project yang sedang tumbuh. Di sana, sering kali kamu akan melihat channel yang mereka buat agar anggota DAO lain yang ikut dalam collabs FCFS bisa mengirim proof mereka. Channel itu biasanya mencantumkan nama DAO, jadi kamu bisa mencarinya di Twitter, lalu membuat daftar DAO menarik yang bisa kamu tawari.
MANFAATKAN KONTAKMU UNTUK COLLAB PERTAMA
Lagi-lagi, kita bicara soal pentingnya koneksi. Cukup umum collab managers berubah menjadi Alpha Hunters setelah project minting. Jadi, kalau kamu punya kontak yang juga Alpha Hunters, kalian bisa saling tukar collabs (dia menerima collab yang biasanya tidak akan dia ambil untuk DAO tempatnya bekerja, dan kamu melakukan hal yang sama untuk dia) di tahap awal saat project masih kecil.
KESIMPULAN: BAGAIMANA CARA MENJADI COLLAB MANAGER?
Singkatnya, untuk menjadi collab manager, kamu butuh niat, pengetahuan, usaha, dan pengorbanan. Tentu saja semua itu sepadan kalau memang ini yang benar-benar kamu inginkan.
Pastikan arahmu jelas, pelajari market, lalu susun strategimu sendiri dengan rapi. Semoga sukses, kami tunggu kamu segera menutup collabs pertamamu!
Mau unggul dari kompetitor?
Gabung ke Newsletter kami dan dapatkan berita mingguan seputar Blockchain khusus untuk kreator web3.


CEO & Co-Founder Smithii. Building on Solana since 2021 and passionate to share my experience on Solana projects. I also Founded Lince after years investing in DeFi.







