Mekanisme anti-whale di Polygon: mencegah pump dan dump
Dalam ekosistem crypto, istilah “whales” merujuk pada individu atau entitas yang memegang token dalam jumlah besar.
Meski kehadiran whales bisa membawa beberapa keuntungan (banyak kreator tokens membuat kesepakatan dengan whales untuk menaikkan marketcap), mereka juga bisa menjadi risiko bagi stabilitas dan keadilan ekosistem sebuah token.

Untuk menjawab masalah ini, ada beberapa mekanisme anti-whales yang bisa diterapkan melalui tool anti-whale dari Smithii.
Di artikel ini, saya akan membahas mekanisme anti-whales, lalu kita lihat juga beberapa sisi positif yang mungkin muncul dari keberadaan whales di ekosistem token Anda.
Mekanisme Anti-whale
Mekanisme anti-whale yang paling umum dipakai biasanya bekerja dengan menetapkan batas maksimum untuk transfer token.
Menetapkan batas maksimal jumlah token yang bisa ditransfer dalam satu transaksi membantu mencegah pergerakan harga yang terlalu ekstrem, tapi ada juga mekanisme lain:
- Batas Kepemilikan: Menetapkan persentase maksimum dari total supply token yang boleh dimiliki oleh satu address membantu distribusi token jadi lebih merata. Ini mencegah whale punya pengaruh berlebihan terhadap ekosistem token.
- Kontrak dengan Lock Waktu: Menggunakan smart contract untuk mengunci token selama periode tertentu bisa mencegah whale menjual token dalam jumlah besar ke market secara bersamaan. Dengan begitu, token dilepas lebih bertahap dan stabilitas harga lebih terjaga.
Konfigurasi Anti-Whale untuk token Kamu
Kamu bisa mengatur mekanisme anti-whale dengan tool Smithii lewat langkah-langkah berikut:

- Hubungkan wallet kamu: Gunakan tombol di kanan atas untuk menghubungkan wallet kamu.
- Pilih token yang sudah kamu buat
- Atur limit per transaksi: Masukkan jumlah maksimum per transaksi untuk membatasi whale.
- Atur limit per blok: Mirip dengan langkah sebelumnya.
Keuntungan punya whales dalam trading token kamu
Sebelum menutup post ini, perlu juga kamu tahu bahwa punya whales yang trading token kamu tidak selalu negatif.
Jadi, ingat bahwa keberadaan whales di dalam Liquidity Pool kamu tidak selalu buruk, karena justru mereka bisa menjadi pihak yang menyediakan liquidity, atau sebagian besar dari liquidity tersebut.
Selain itu, banyak orang membuat program khusus dan terus memantau pergerakan wallet yang terdeteksi sebagai whale. Jadi, begitu satu whale mulai trading token kamu, bisa saja banyak orang lain ikut masuk mengikuti jejaknya.
Mau Mengungguli Kompetitor?
Gabung ke Newsletter kami dan dapatkan berita mingguan seputar Blockchain yang dirancang untuk creator NFT.








