Wallet Robinhood Chain: cara menambahkan jaringan dan wallet terbaik untuk digunakan
Mengatur wallet Robinhood Chain adalah langkah pertama sebelum kamu bisa mengirim ETH, membuat token, atau terhubung ke dApp mana pun di jaringan ini. Kabar baiknya: Robinhood Chain 100% kompatibel dengan EVM (ini adalah L2 dari Arbitrum Orbit yang berjalan di atas Ethereum), jadi wallet yang sudah kamu pakai di Ethereum atau Base bisa langsung digunakan di sini. Tambahkan jaringannya sekali, selesai.
Panduan ini akan membawamu langkah demi langkah untuk menambahkan Robinhood Chain ke MetaMask, lengkap dengan data RPC dan chainId yang tepat, plus daftar wallet terbaik untuk Robinhood Chain. Tanpa kode, tanpa ribet.

Apa itu Robinhood Chain dan mengapa kamu butuh wallet?
Robinhood Chain adalah Layer 2 dari Arbitrum Orbit yang berjalan di atas Ethereum dan diluncurkan ke mainnet pada 1 Juli 2026. Karena sepenuhnya kompatibel dengan EVM, semua tools, wallet, dan smart contract yang sudah kamu kenal dari Ethereum bisa langsung dipakai di sini. token gas native-nya adalah ETH, explorernya adalah Blockscout, dan sejak hari pertama sudah hadir dengan Uniswap v2/v3/v4 dan UniswapX, oracle Chainlink, serta stablecoin seperti USDG dan USDe.
Untuk menyimpan ETH di jaringan, menandatangani transaksi, atau terhubung ke app apa pun, kamu butuh wallet self-custodial dengan Robinhood Chain yang sudah ditambahkan. Anggap wallet sebagai paspormu: tanpanya, tidak ada tools on-chain yang bisa kamu akses. Kalau ingin gambaran lengkapnya terlebih dahulu, cek panduan kami tentang apa itu Robinhood Chain.
Cara menambahkan Robinhood Chain ke MetaMask (konfigurasi jaringan)
Menambahkan jaringan kustom memang terasa asing di pertama kali, tapi prosesnya cuma satu menit. Buka MetaMask, masuk ke pemilih jaringan, pilih Tambah jaringan secara manual, lalu tempel nilai-nilai berikut ini. Konfigurasi yang sama berlaku untuk Rabby, Trust Wallet, Coinbase Wallet, atau wallet EVM apa pun yang mendukung penambahan RPC kustom.
- Buka wallet kamu dan masuk ke jaringan: di MetaMask, klik dropdown jaringan di pojok kiri atas, lalu pilih Tambah jaringan kustom (atau Tambah jaringan secara manual).
- Nama jaringan: ketik Robinhood Chain.
- URL RPC baru: tempel https://rpc.mainnet.chain.robinhood.com.
- Chain ID: isi dengan 4663. Ini adalah angka yang digunakan MetaMask untuk mengenali jaringan, jadi harus tepat.
- Simbol mata uang: isi dengan ETH, karena ETH adalah token gas native di Robinhood Chain.
- URL block explorer: tempel https://robinhoodchain.blockscout.com. Explorer-nya adalah Blockscout, bukan Etherscan.
- Simpan dan ganti jaringan: klik Simpan, lalu pilih Robinhood Chain dari daftar. wallet-mu sudah terhubung. Semudah itu.
Kalau mau coba-coba dulu sebelum masuk ke mainnet, tersedia testnet dengan chainId 46630 dan RPC https://rpc.testnet.chain.robinhood.com. Ingat, mainnet (4663) adalah tempat tools dan smart contract berjalan secara live, jadi gunakan testnet hanya untuk berlatih prosesnya.
Ada yang tidak beres? Ada dua hal yang paling sering bikin orang bingung. Kalau MetaMask menolak jaringan, hampir pasti chainId-nya salah: harus tepat 4663. Kalau saldo sudah muncul tapi transaksi gagal, kemungkinan besar kamu belum punya ETH untuk gas; lakukan bridge atau kirim sedikit ETH ke jaringan terlebih dahulu. Begitu RPC tersimpan dengan benar dan ada sedikit ETH, semuanya akan jalan.
Cara mengisi ETH ke wallet Robinhood Chain kamu
Menambahkan jaringan hanyalah separuh pekerjaan: wallet yang kosong tidak bisa melakukan apa-apa, karena setiap aksi di Robinhood Chain butuh sedikit ETH untuk gas. Karena chain ini adalah L2 dari Arbitrum Orbit yang berjalan di atas Ethereum, cara mengisi ETH sama seperti L2 lainnya, yaitu dengan bridge dari mainnet Ethereum atau dari chain lain. Ada dua jalur yang umum dipakai.
- Bridge dari Ethereum: gunakan bridge resmi Robinhood Chain (atau bridge pihak ketiga yang kompatibel) untuk memindahkan ETH dari mainnet Ethereum ke Robinhood Chain. Pastikan chain tujuannya adalah chainId 4663 sebelum mengirim, dan untuk pertama kali mulailah dengan jumlah kecil sebagai percobaan.
- Withdraw dari exchange: kalau exchange-mu sudah mendukung penarikan langsung ke Robinhood Chain, kamu bisa langsung kirim ETH ke alamatmu. Kalau belum, withdraw ETH ke Ethereum dulu, lalu lakukan bridge seperti langkah pertama.
Begitu ETH masuk, saldo akan langsung muncul di jaringan Robinhood Chain dalam wallet-mu, dan kamu bisa konfirmasi transaksinya di explorer Blockscout dengan menempelkan alamatmu. Selalu sisakan sedikit ETH untuk gas: bahkan transaksi L2 yang murah sekalipun butuh beberapa sen ETH untuk diproses.
wallet Robinhood Chain terbaik: pilihan yang kami rekomendasikan
Karena Robinhood Chain adalah jaringan EVM standar, pilihanmu cukup banyak. wallet apa pun yang mendukung jaringan EVM kustom akan langsung jalan dengan konfigurasi chainId 4663 di atas. Berikut enam yang kami rekomendasikan, lengkap dengan kelebihan dan kekurangannya secara jujur, agar kamu bisa pilih yang paling cocok dengan cara kamu pakai crypto.
1. MetaMask: pilihan aman yang paling banyak dipakai
Pilihan default untuk kebanyakan pengguna EVM, dan alasannya jelas. MetaMask tersedia sebagai ekstensi browser dan app mobile, sudah dipakai jutaan orang sejak 2016, dan kompatibel dengan hampir semua dApp. Karena Robinhood Chain adalah L2 Arbitrum Orbit standar, MetaMask memperlakukannya seperti jaringan EVM lainnya begitu kamu menambahkan konfigurasi chainId 4663: mengirim ETH, menyetujui token, dan menandatangani transaksi semuanya berjalan persis sama seperti di Ethereum atau Base.
Menambahkan Robinhood Chain secara manual dengan konfigurasi di atas hanya butuh semenit, dan begitu tersimpan jaringan itu akan selalu ada di daftarmu. Saat kamu terhubung ke tools Smithii atau dApp mana pun di Robinhood Chain, MetaMask tinggal memintamu berpindah ke jaringan yang sudah kamu tambahkan. Dan kalau kamu masih baru di dunia self-custody, MetaMask juga merupakan wallet dengan tutorial, thread komunitas, dan artikel bantuan terbanyak di luar sana, jadi kamu tidak akan stuck lama.
- Kelebihan: jalan di mana saja, banyak dApp yang kompatibel, tersedia sebagai ekstensi dan mobile, mudah menambahkan RPC kustom.
- Kekurangan: preview transaksi masih cukup basic dan antarmukanya bisa terasa overwhelming di awal.
2. Rabby: terbaik untuk pengguna advanced
Rabby adalah favorit pengguna advanced, dibuat oleh tim DeBank khusus untuk mereka yang sering berpindah antar chain. Fitur unggulannya: Rabby otomatis mendeteksi jaringan yang diminta oleh dApp, sehingga kamu hampir tidak perlu manual ganti ke Robinhood Chain. Cukup connect ke app Robinhood Chain dan Rabby langsung menyesuaikan ke chainId 4663 sendiri. Sebelum kamu menandatangani apa pun, Rabby menampilkan preview transaksi yang jelas, lengkap dengan perubahan saldo secara persis dan biaya gas dalam ETH, jadi kamu selalu tahu apa yang sedang kamu setujui.
Di jaringan yang masih baru seperti Robinhood Chain, lapisan keamanan ekstra ini jauh lebih penting dari biasanya. Rabby memperingatkanmu soal approval token yang berisiko dan allowance tak terbatas sebelum kamu konfirmasi, yang persis merupakan jenis scam yang sering mengincar orang saat berinteraksi dengan dApp baru. Kalau kamu mengelola beberapa chain EVM, menjaga keamanan signing, dan ingin import seed phrase dari MetaMask agar alamatnya tetap sama, Rabby susah dikalahkan.
- Kelebihan: preview transaksi terbaik, peringatan risiko sebelum signing, dan deteksi otomatis chain aktif sehingga kamu hampir tidak perlu ganti jaringan secara manual.
- Kekurangan: ekstensi desktop adalah pengalaman utamanya; app mobile-nya masih lebih baru dan kurang matang.
3. Trust Wallet: terbaik untuk pemakaian mobile
Trust Wallet adalah pilihan mobile-first dengan antarmuka yang bersih dan browser dApp terintegrasi, yang membuatnya unggul di mobile. Karena Robinhood Chain adalah jaringan EVM kustom, kamu menambahkannya di Trust Wallet dengan cara yang sama seperti di MetaMask: buka pengaturan jaringan, pilih tambah jaringan manual, lalu masukkan data chainId 4663 dari bagian di atas. Setelah itu saldo Robinhood Chain-mu akan langsung muncul di samping aset-asetmu yang lain.
Keunggulan sesungguhnya ada di browser terintegrasi: kamu bisa membuka dApp dari Robinhood Chain atau tools Smithii langsung di dalam app dan terhubung tanpa perlu bolak-balik antara MetaMask dan browser. Kalau kamu banyak bergerak dengan mobile dan ingin semua ada dalam satu app di saku, Trust Wallet menyediakan seluruh flow, dari menyimpan ETH hingga menandatangani transaksi, dalam satu layar.
- Kelebihan: pengalaman mobile yang halus, browser dApp terintegrasi, dan mendukung banyak chain serta token secara default.
- Kekurangan: ekstensi browser-nya kalah dibanding app-nya, jadi kalau kamu lebih sering pakai desktop mungkin MetaMask atau Rabby lebih cocok.
4. Coinbase Wallet: terbaik untuk pemula
Coinbase Wallet (app self-custodial, bukan akun exchange) adalah titik masuk yang paling ramah kalau kamu masih baru di web3. Antarmukanya membimbingmu saat connect dan signing, menggunakan bahasa yang mudah dipahami daripada jargon crypto, dan mendukung jaringan EVM kustom sehingga Robinhood Chain bisa langsung ditambahkan dengan konfigurasi chainId 4663 di atas. Ini benar-benar wallet pertama yang solid untuk Robinhood Chain.
Satu hal yang perlu dipahami: Coinbase Wallet self-custodial, di mana kamu memegang private key sendiri dan bisa menambahkan Robinhood Chain, bukan hal yang sama dengan saldo yang ada di exchange Coinbase. Untuk aktivitas on-chain, yang kamu butuhkan adalah app atau ekstensi mandirinya. Sisi positifnya ada di on-ramp: kalau kamu sudah punya dana di exchange Coinbase, memindahkan ETH ke wallet self-custodial dan ke Robinhood Chain hanya perlu beberapa ketukan.
- Kelebihan: ramah untuk pemula, desain bersih, dan on-ramp yang mudah kalau kamu sudah pakai exchange Coinbase.
- Kekurangan: kontrol advanced-nya kalah dari Rabby; pastikan kamu tidak salah mengira wallet self-custodial ini dengan saldo yang tersimpan di exchange.
5. Rainbow: yang paling cantik untuk penggunaan sehari-hari
Rainbow adalah wallet EVM dengan desain yang sangat rapi, tersedia di mobile dan sebagai ekstensi browser, dan hampir semua orang sepakat ini yang paling enak dilihat. Pantau portfolio jadi sesuatu yang benar-benar ingin kamu buka: token dan NFT dari Robinhood Chain tampil dengan visual bersih dan saldo yang mudah dibaca, bukan deretan hex yang bikin pusing. Menambahkan jaringan kustom seperti Robinhood Chain bisa dilakukan dari settings dengan nilai chainId 4663 yang sama, tanpa ribet.
Rainbow cocok sebagai wallet harian buat kamu yang mengutamakan tampilan modern dan pengalaman yang mulus ketimbang fitur multi-chain yang kompleks. Fungsi dasar di Robinhood Chain, menyimpan ETH, connect ke dApps dan sign transaksi, semuanya berjalan lancar. Sinkronisasi antara app mobile dan ekstensi juga bersih, jadi wallet kamu terasa konsisten di mana saja.
- Kelebihan: tampilan yang sangat indah, view NFT yang bagus, dan pengalaman yang mulus di mobile maupun ekstensi.
- Kekurangan: kurang cocok untuk pengguna multi-chain tingkat lanjut dibanding Rabby.
6. Ledger: pilihan terbaik untuk aset bernilai besar
Kalau kamu mau menyimpan jumlah ETH yang signifikan di Robinhood Chain, wallet hardware seperti Ledger adalah pilihan paling aman karena private key kamu tidak pernah keluar dari perangkat. Ledger bukan wallet Robinhood Chain yang berdiri sendiri; kamu pasangkan dengan MetaMask atau Rabby, tambahkan jaringan dengan chainId 4663 di wallet software itu, lalu pilih akun Ledger. Tampilan yang sudah kamu kenal tetap sama, tapi key tersimpan di cold storage.
Setiap transaksi, baik mengirim ETH, menyetujui token, maupun deploy kontrak dari tool Smithii, harus dikonfirmasi secara fisik di perangkat. Artinya, komputer yang sudah disusupi pun tidak bisa menguras dana kamu. Langkah tambahan ini memang terasa berlebihan untuk ETH percobaan senilai beberapa dolar, tapi justru itulah yang kamu inginkan ketika ada aset nyata yang dipertaruhkan. Anggap Ledger sebagai lapisan keamanan di atas MetaMask atau Rabby, bukan penggantinya.
- Kelebihan: private key tidak pernah keluar dari perangkat, konfirmasi fisik di setiap tanda tangan, dan bisa dipakai bersamaan dengan MetaMask atau Rabby.
- Kekurangan: berbayar dan menambah satu langkah di setiap transaksi; terlalu ribet untuk jumlah kecil saat testing.
Perbandingan Singkat
| Wallet | Ideal para | Plataforma |
|---|---|---|
| MetaMask | La opción segura por defecto | Extensión + móvil |
| Rabby | Usuarios avanzados, firma más segura | Extensión + móvil |
| Trust Wallet | Todoterreno en móvil | Móvil + extensión |
| Coinbase Wallet | Empezar de cero | Extensión + móvil |
| Rainbow | La más bonita para el día a día | Móvil + extensión |
| Ledger | Saldos grandes (hardware) | Dispositivo + MetaMask/Rabby |
Langkah Selanjutnya Setelah wallet Siap
Begitu wallet Robinhood Chain kamu sudah terhubung dan ada sedikit ETH untuk gas, seluruh jaringan terbuka untukmu. Di sinilah bagian serunya dimulai: kamu bisa mulai membangun tanpa menulis satu baris kode pun.
Menyewa developer untuk membuat dan deploy smart contract itu mahal, biasanya 200 USD atau lebih, belum lagi kamu harus percaya pada kodenya. Itulah kenapa tools online dari suite Smithii membuka ekosistem crypto untuk siapa saja, memungkinkan kamu launch token tanpa menulis satu baris kode. Dengan Token Creator dari Robinhood Chain, kamu bisa deploy token ERC-20 yang sudah diaudit tanpa perlu skill programming, cukup dengan 0.01 ETH (sekitar 35 USD). Hubungkan wallet yang baru kamu tambahkan, isi nama, ticker dan supply, konfirmasi satu transaksi, dan dalam semenit token kamu sudah live di Robinhood Chain.
Dari sana kamu bisa distribusikan token ke komunitas dengan Multisender dari Robinhood Chain hanya dengan 0.0001 ETH, atau lindungi launch kamu dengan konfigurasi Anti-Bot dan Anti-Whale. Solusi lengkap untuk proyek web3.
Mungkin juga menarik buat kamu: airdrop dari Robinhood Chain, cara membuat meme coin di Robinhood Chain dan cara membuat token di Robinhood Chain.
FAQ
Apa chainId dan RPC dari Robinhood Chain?
chainId mainnet adalah 4663 dan URL RPC adalah https://rpc.mainnet.chain.robinhood.com. Token gas native-nya adalah ETH dan explorernya adalah Blockscout, di https://robinhoodchain.blockscout.com. Testnet menggunakan chainId 46630.
Apa wallet terbaik untuk Robinhood Chain?
Tidak ada satu wallet terbaik yang berlaku untuk semua orang; semuanya tergantung bagaimana kamu pakai crypto. MetaMask adalah pilihan aman yang bekerja di mana saja. Rabby cocok untuk pengguna advanced yang ingin preview transaksi lebih detail. Trust Wallet dan Coinbase Wallet adalah pilihan mobile-first yang sangat solid. Semua mendukung Robinhood Chain karena ini jaringan EVM standar.
Apakah wallet di Robinhood Chain sama dengan wallet di app Robinhood?
Tidak. Panduan ini membahas wallet EVM self-custodial (MetaMask, Rabby, dll.) yang terhubung ke jaringan Robinhood Chain, di mana kamu memegang key sendiri. Itu berbeda dengan wallet yang dikustodikan di dalam app Robinhood. Untuk membangun on-chain dan menggunakan dApps, kamu butuh wallet self-custodial.
token gas apa yang dipakai Robinhood Chain?
Robinhood Chain menggunakan ETH sebagai token gas native, sama seperti Ethereum dan L2 lain di Arbitrum Orbit. Jadi, set ETH sebagai simbol mata uang di wallet kamu, dan selalu simpan sedikit ETH untuk membayar transaksi.
Kenapa explorernya Blockscout, bukan Etherscan?
Robinhood Chain menggunakan Blockscout sebagai block explorer resmi. Pakai itu untuk cek transaksi, lihat saldo, dan verifikasi kontrak. Etherscan tidak mendukung chainId 4663, jadi selalu arahkan link explorer kamu ke Blockscout.
Bisakah saya pakai wallet Ethereum saya di Robinhood Chain?
Bisa. Robinhood Chain 100% kompatibel dengan EVM, jadi alamat dan seed phrase yang sama bisa dipakai di Ethereum, Base, dan Robinhood Chain tanpa perlu membuat apa pun dari awal. Cukup tambahkan jaringan dengan chainId 4663 ke wallet yang sudah kamu pakai, lalu pindah ke jaringan itu. Jangan pernah bagikan seed phrase atau private key kamu ke siapa pun, dan anggap sebagai scam setiap website yang memintanya.
Kesimpulan
Menambahkan wallet Robinhood Chain hanya perlu dilakukan sekali dan butuh waktu kurang dari semenit: paste RPC, masukkan chainId 4663, set ETH sebagai mata uang, dan arahkan explorer ke Blockscout. Pilih MetaMask kalau mau opsi aman yang paling straightforward, Rabby untuk keamanan ekstra saat signing, atau Trust Wallet dan Coinbase Wallet untuk pengalaman mobile-first. Setelah terhubung, seluruh jaringan siap untuk kamu bangun.
Sekarang wallet kamu sudah siap, saatnya buat token pertamamu di Robinhood Chain, dan begitu sudah live kamu bisa verifikasi kontrak di Blockscout agar holders kamu percaya. Jangan lupa subscribe ke newsletter kami untuk dapat info tool dan peluang terbaru sebelum orang lain.
Kit Lengkap Robinhood Chain
Semua yang kamu butuhkan untuk launch dan kembangkan proyek di Robinhood Chain, tanpa kode dan dengan Smithii:
- Mulai: Apa itu Robinhood Chain · wallet terbaik
- Buat token-mu: buat token · buat meme coin
- Distribusi: lakukan airdrop token · panduan airdrop dan testnet
- Kelola dan verifikasi: tambah logo dan sosial media · verifikasi kontrak · lihat daftar holders
- Kembangkan: volume bot · market maker

CEO & Co-Founder di Smithii. Build di Solana sejak 2021 dan berbagi playbook dari lapangan. Juga founder Lince setelah bertahun-tahun investasi di DeFi.








