Panduan: Mengatur Tick Size dan Minimum Order Size secara optimal di token kamu
Dua parameter krusial saat meluncurkan token di Solana adalah tick size dan minimum order size. Memilih parameter ini dengan tepat akan langsung memengaruhi fungsi dan performa token di market.
Berikutnya, saya akan tunjukkan panduan untuk mengatur parameter ini berdasarkan total jumlah token (token supply) yang ingin kamu terbitkan.
Tapi sebelum itu, kita bahas satu per satu.
Apa Itu Tick Size?
Tick size adalah kenaikan bid minimum yang bisa digunakan untuk menyesuaikan harga sebuah token. Parameter ini menentukan seberapa presisi token bisa diperdagangkan di market.
Tick size yang lebih kecil memberi granularitas harga yang lebih tinggi, dan ini penting untuk token bernilai tinggi atau dengan supply besar.

Apa Itu Minimum Order Size?
Minimum order size adalah jumlah minimum token yang bisa diperdagangkan dalam satu transaksi. Parameter ini penting untuk menjaga liquidity dan memastikan transaksi kecil tetap layak dilakukan tanpa membanjiri market dengan order berukuran sangat kecil.
Hubungan antara Tick Size dan Minimum Order Size
Pada tabel yang disediakan oleh Smithii, terlihat hubungan yang konsisten antara tick size dan minimum order size, yang dinyatakan sebagai:

Ada hubungan numerik yang mengikuti parameter pada tabel tersebut, yaitu:
{Tick Size}*{Minimum Order Size} = 10^{-6}Hubungan ini memastikan market tetap seimbang antara presisi harga dan kemudahan trading, terlepas dari total supply token.

Kenapa Tick Size makin kecil saat Supply token makin besar?
Pertama, ada satu konsep yang perlu dipahami dengan jelas: nilai dari token. Saat kita membuat liquidity pool, kita membentuk hubungan antara token base dan aset kutipan.
token kutipan biasanya adalah Solana atau USDC. Ini adalah aset yang tidak bisa kita ubah sesuka hati, karena aset tersebut adalah modal yang kita punya.
Yang bisa kita atur sepenuhnya adalah jumlah tokens yang akan kita buat untuk jumlah Solana atau USDC tersebut.
Semakin besar supply token yang kita buat, semakin rendah nilai tiap token, karena modal yang menopangnya tetap sama. Di ekonomi nyata juga begitu: semakin banyak dolar yang dicetak pemerintah Amerika Serikat, nilainya makin turun karena aset yang menopangnya tidak ikut bertambah.
Berikutnya, kita perlu benar-benar memperhatikan satuan yang dipakai untuk mengukur Min Order Size dan Tick Size.
Min Order Size diukur dalam jumlah tokens. Jadi, kalau kita membuat supply besar seperti 10B atau 100B, lebih masuk akal jika jumlah minimum untuk membeli juga lebih banyak tokens, supaya nilainya mewakili modal yang signifikan dan kemungkinan besar bisa mengurangi banyak aksi bots.
Tick Size diukur dalam Solana, dan bagian ini yang paling penting. Kalau kita membuat token dengan supply tinggi, artinya tiap token bernilai kecil, maka tick size yang tinggi dalam Solana bisa membuat harga meloncat-loncat.

Mengatur Tick Size dan Minimum Order Size Berdasarkan Supply Token
Di bawah ini saya tunjukkan cara menangani parameter ini untuk tiap skenario. Kamu juga bisa membaca post kami tentang cara membuat tokenomics yang sukses.
Tick Size dan Min Order Size untuk Tokens dengan Supply Rendah (Hingga 1M Tokens)
Untuk tokens dengan supply hingga 1 juta, penting memakai tick size yang memberi presisi cukup karena nilai tiap token berpotensi tinggi, serta minimum order size yang tetap menjaga aksesibilitas.
Contoh:
Step 1: Tentukan Supply Token
Misalnya kamu memutuskan untuk menerbitkan token dengan total supply 500,000 (500K) tokens.
Step 2: Tetapkan Minimum Order Size
Agar market tetap mudah diakses dan berfungsi dengan baik, kamu menetapkan minimum order size sebesar 0.05 tokens. Dengan begitu, pengguna bisa membeli dan menjual pecahan kecil dari token.
Step 3: Hitung Tick Size
Untuk menghitung tick size, gunakan rumus ini:
Tick Size = (10^-6) / Minimum Order Size
Dengan Minimum Order Size 0.05 tokens:
Tick Size = (10^-6) / 0.05 = 0.00002
Untuk supply 500,000 tokens dengan minimum order size 0.05 tokens, tick size yang tepat adalah 0.00002. Ini memastikan quote harga token cukup presisi dan transaksi tetap mudah diakses.
Tick size dan Min Order Size untuk tokens dengan Supply Menengah (Antara 1M dan 100M Tokens)
Untuk supply menengah, kamu perlu menyeimbangkan granularitas dan ukuran order. Saat supply meningkat, nilai tiap token cenderung turun, tetapi quote harga tetap perlu presisi.
Contoh:
Step 1: Tentukan Supply Token
Let’s assume you decide to issue a token with a total supply of 5 million (5M) tokens.
Step 2: Set the Minimum Order Size
To maintain market accessibility and functionality, you decide that the minimum order size will be 0.5 tokens. This allows users to participate in the market without needing to buy or sell large amounts.
Step 3: Calculate the Tick Size
To calculate the tick size, use this formula:
Tick Size = (10^-6) / Minimum Order Size
Given a Minimum Order Size of 0.5 tokens:
Tick Size = (10^-6) / 0.5 = 0.000002
Untuk supply 5 juta tokens dengan minimum order size 0.5 tokens, tick size yang tepat adalah 0.000002. Ini memastikan quote harga token cukup presisi dan transaksi tetap mudah diakses.
Tick Size dan Min Order Size untuk Token dengan Supply Besar (Lebih dari 100M Token)
Untuk token dengan supply sangat besar, tick size harus sangat kecil agar perbedaan harga tetap bisa terlihat secara meaningful, sementara minimum order size perlu lebih besar supaya market tetap efisien.
Contoh:
Step 1: Tentukan Supply Token
Let’s assume you decide to issue a token with a total supply of 2 billion (2B) tokens.
Step 2: Set the Minimum Order Size
To maintain market accessibility and functionality, you decide that the minimum order size will be 200 tokens. This ensures that transactions are large enough to be meaningful.
Step 3: Calculate the Tick Size
To calculate the tick size, use this formula:
Tick Size = (10^-6) / Minimum Order Size
Given a Minimum Order Size of 200 tokens:
Tick Size = (10^-6) / 200 = 0.000000005
Untuk supply 2 miliar token, dengan minimum order size 200 token, tick size sebaiknya 0.000000005. Ini memastikan kutipan harga token cukup presisi dan transaksi tetap mudah diakses.
Kesimpulan
Tick size yang terlalu besar bisa bikin trading token bermasalah karena lonjakan harga antar level terlalu lebar. Untuk menghitung relasinya dengan benar, gunakan rumus {Tick Size}*{Minimum Order Size} = 10^{-6} dan sesuaikan khusus untuk token kamu.
Kalau supply kamu mirip dengan yang ada di tabel Smithii, kamu bisa menjadikannya sebagai acuan.
Jangan launch liquidity pool sebelum tahu ini!
Dapatkan 5 rahasia di balik cara big players launch liquidity pool


Insinyur industri yang kini jadi trader Solana. Marketing di Smithii dan kontributor peluncuran memecoin $SHRIMP.







