Altcoin season: Indikator kunci yang wajib masuk dalam analisismu
2025 jadi tahun impian bagi holder Bitcoin: Bitcoin mencetak rekor tertinggi baru setidaknya 3 kali, demand institusional lewat ETF mendorong liquidity naik sangat cepat, dan Amerika Serikat menunjukkan sikap pro-crypto. Tanpa ragu, ini tahun terbaik untuk bapak crypto.
Di sisi lain, selalu ada juga yang memantau Altcoin Season, terutama untuk mendiversifikasi holdings ke berbagai aset digital yang bisa memberi return optimal (dan dalam banyak kasus, sangat menguntungkan).
Dengan konteks itu, dan karena penting untuk memahami kapan dominasi altcoin akan datang, kami menyiapkan artikel lengkap untuk menjelaskan apa itu Altcoin Season, kenapa kamu perlu memantaunya, dan seberapa besar potensinya.
Seperti biasa, jangan anggap apa pun di sini sebagai financial advice, karena yang akan kamu baca adalah penjelasan tentang tren siklikal yang sering muncul di crypto. Tanpa basa-basi lagi, kita mulai.
Apa Itu Altcoin Season?
Altcoin Season adalah periode ketika performa Altcoin mengungguli Bitcoin, memicu perpindahan market cap secara agresif ke koin alternatif seperti Ethereum atau Solana, untuk menyebut dua contoh saja.
Kamu juga mungkin tertarik mempelajari cara membuat token (altcoin) di Solana, salah satu network paling populer.
Akibatnya, jenis koin seperti ini bisa naik harga secara signifikan, lalu memicu arus investasi besar ke crypto lain selama beberapa hari atau minggu. Efek ini sering dikaitkan dengan “FOMO” (Fear Of Missing Out) dari para investor, mulai dari enthusiast sampai institusi.
Kenapa Penting Tahu Kapan Altseason Dimulai?
Saat Altseason dimulai, performa BTC biasanya turun tajam atau stagnan, sementara koin alternatif utama bisa naik lebih dari 100% hanya dalam hitungan jam.
Dengan persiapan yang tepat, kamu bisa melewati Bitcoin Season dan Altcoin Season dengan lebih mudah, sambil memanfaatkan kenaikan harga di tiap fase.

Indikator Altcoin Season 2025
Sekarang saatnya kamu memahami indikator untuk membaca altseasons lebih awal. Sebaiknya jangan hanya mengandalkan satu indikator saja. Perhatikan semuanya agar kamu bisa melihat konteks penuh dan posisi market crypto global saat ini.
Data yang paling penting adalah:
- Altcoin Season Index
- Dominance BTC
- Volume Exchanges untuk Altcoins
Mulai dari sini, kita bahas apa itu indikator altseason dan sinyal apa yang mungkin sedang mereka tunjukkan.
Altcoin Season Index (performa top 50)
Altcoin Season Index merangkum performa top 50 altcoins, dengan mengecualikan stablecoin ($USDT, $USDC…) dan tokens yang didukung aset ($WBTC, $stETH, $wSOL…). Intinya, lebih dari 75% koin ini harus mengungguli performa BTC dalam 90 hari terakhir agar bisa dianggap sebagai awal altseason.
Sebaliknya, jika kurang dari 25% altcoin mengungguli Bitcoin, maka pasar bisa dianggap masuk Bitcoin Season. Grafiknya mudah dikenali dan tampilannya seperti ini:
Saat artikel ini ditulis, akumulasi 50 altcoins baru unggul 41% atas BTC, yang berarti masih sangat jauh dari ambang 75%. Data ini bisa memberi kita tiga sinyal penting:
- Market bergerak ke tempat yield lebih besar: selama Altcoin Season, volume BTC menurun dan berpindah ke coin lain.
- Bitcoin Season lebih sering terjadi daripada Altcoin Season: selain itu, Altcoin Season biasanya datang mendadak dan tidak bertahan lama.
- Tidak ada hubungan langsung dengan harga $BTC: indeks ini secara khusus mengukur performa Altcoins.
Kalau Bitcoin saja sudah volatil, aset alternatif jauh lebih ekstrem. Karena itu, kita bisa melihat return yang sangat besar dan sangat timpang (misalnya, PENGU berada di 277.4%, sementara TRUMP justru di -38.7%). Ya, pilihannya bisa sangat menarik, tetapi sebelum investasi kamu tetap perlu riset mandiri dan hanya memakai dana yang siap kamu relakan kalau skenario terburuk terjadi.
Dominasi Bitcoin (BTC.D)
Indeks ini sangat berguna untuk membaca kemungkinan Altcoin Season pada 2025. BTC.D membuat perbandingan market cap Bitcoin dengan seluruh crypto lainnya. Penurunan BTC.D ke sekitar 60% bisa dikaitkan dengan musim coin alternatif. Pada 21 Juli, angkanya sempat mendekati level ini, memicu sinyal waspada dan mendorong beberapa Altcoins naik sementara (seperti $SOL, yang mencapai $205 USD, level yang terakhir terlihat pada 10 Februari 2025).
Saat ini, dominasi Bitcoin berada di 61.64%. Supaya kebayang, angka ini baru pernah tercapai pada Februari 2025. Seperti metrik lainnya, indeks ini juga mengikuti tren naik dan turun.
Pada Altcoins Seasons sebelumnya, penurunan BTC.D yang terjadi adalah:
- 2017: crash dari 95% ke 36% (-59%)
- 2021: crash dari 73% ke 39% (-34%)
Di Juli 2025 saja, penurunannya baru sekitar 6%. Apakah ini sudah mengkhawatirkan? Dalam base terhadap tren naik yang sedang dibawa BTC.D, ini indeks penting yang perlu dipantau. Level 58% adalah support penting. Jika level itu ditembus, kita bisa melihat penurunan dominasi yang tajam dan awal dari Altcoin Season.
Kenaikan volume Altcoins di Exchanges
Volume trading altcoins di exchanges terdesentralisasi (DEX) adalah indikator penting yang sering diremehkan untuk membaca peluang Altcoin Season lebih awal. Dominasi Bitcoin memberi gambaran makro soal aliran modal, dan Altcoin Season Index mengukur performa relatif. Sementara itu, volume altcoins di DEX menunjukkan aktivitas nyata dan demand terhadap altcoins tertentu secara real time.
Kenaikan volume trading altcoins yang konsisten dan signifikan di DEX, terutama untuk yang belum listing di CEX besar, bisa jadi sinyal bahwa investor sedang aktif mencari peluang baru dan gem tersembunyi di luar arus utama crypto.
Agar bisa jadi indikator altseason yang kuat, kita perlu melihat kenaikan volume yang eksponensial dan berkelanjutan, dengan banyak altcoins mencetak rekor harga baru. Jika melihat grafik Volume DEX dari Defillama, terlihat bahwa belum ada volume yang cukup besar untuk menandai awal Altseason.
Meski begitu, indikator ini tidak bisa berdiri sendiri, karena ada kondisi ketika volume DEX di sebuah blockchain melonjak, tetapi itu belum tentu berarti ada perubahan tren atau strategi.
Contohnya: Blast mencatat pertumbuhan eksponensial antara Mei dan Juni 2024, seperti terlihat pada grafik. Ini terjadi karena network tersebut mengadakan Airdrop untuk pengguna yang mengunci coin, sehingga akumulasi poin menjadi insentif yang sangat menarik untuk memakai network itu. Namun, itu sama sekali tidak berarti Altcoin Season sudah dimulai.
Dari indeks ini, kita bisa mengambil poin-poin kunci berikut:
- Investor ritel, jika digabungkan, memegang modal yang besar. Volume di DEX adalah cara sederhana untuk membaca sentimen market.
- Altseason biasanya ditandai dengan tren naik yang bertahan di beberapa blockchain sekaligus. Kalau hanya satu DEX yang naik, itu lebih menunjukkan strategi, bukan season baru.
- Altcoins yang ikut diuntungkan adalah yang terbukti punya utility lebih kuat atau berhasil mendorong orang untuk membeli. Meme coins adalah pengecualian, dan sering kali bergerak karena peristiwa politik (seperti coin $TRUMP).
Kapan Altcoin Season Akan Dimulai?
Mengetahui kapan Altcoin Season dimulai adalah edge yang besar. Meski tidak ada cara yang benar-benar pasti untuk tahu kapan momen itu datang, semua indeks yang sudah kami tunjukkan sebelumnya akan membantumu membaca kondisi market saat ini dengan lebih jelas. Saat itu terjadi, kamu akan melihat bahwa:
- Altcoin Season Index akan melewati batas 75%.
- BTC.D akan masuk ke tren turun.
- Volume di DEXes akan naik secara bertahap atau bahkan eksponensial.
Setelah beberapa hari indikator-indikator ini tetap konsisten, barulah bisa dibilang Altcoin Season sudah dimulai. Ini bisa terjadi kapan saja, tetapi secara historis biasanya muncul dari Oktober hingga Januari tahun berikutnya.
Pada bulan Juli, sudah ada beberapa prediksi dan sinyal yang mengarah ke datangnya Altcoin Season, tetapi masih terlalu dini untuk mengambil kesimpulan. Bagaimanapun, tidak ada yang punya bola kristal. Jadi yang paling masuk akal adalah terus memantau indeks dan bertindak sesuai kondisi.
Potensi Altcoin Season
Altcoin Season adalah titik balik bagi pertumbuhan eksponensial banyak portfolio. Dominasi $BTC memang sulit dibantah, tetapi periode seperti ini bisa memberi hasil lebih besar bagi mereka yang memilih diversifikasi kepemilikan crypto.
Ribuan proyek alternatif mulai jadi incaran berbagai jenis investor, sehingga capital berpindah ke coin governance atau coin yang punya utility. Ini momen ketika inovasi dan spekulasi bertemu, lalu membuka ruang bagi revaluasi besar-besaran pada banyak aset.
Di saat yang sama, ini adalah fase ketika market jauh lebih volatile, sehingga risikonya juga jauh lebih tinggi dari biasanya. Kalau kamu ingin ikut Altseason berikutnya, lakukan riset yang benar, hindari keputusan berbasis feeling atau sekadar saran orang, dan hanya gunakan dana yang siap kamu relakan jika hilang.
Di Smithii, kami tidak memberikan nasihat atau rekomendasi finansial. Sebagai gantinya, kami menyediakan tool yang kamu butuhkan untuk membuat Altcoin sendiri. Kalau kamu ingin membuat token di Solana tanpa coding, kami punya kurasi platform paling lengkap di ecosystem.
Kesimpulan
Sekarang kamu sudah paham altseason dan cara mengenali awal altcoin season, tinggal siapkan strategi untuk momen seperti ini: diversifikasi portfolio ke coin dengan utilitas yang jelas atau inovatif, lalu manfaatkan sinyal yang muncul untuk mengambil langkah yang bisa mengejar return lebih tinggi.
Ingat, kalau kamu menggabungkan tiga indikator ini, kamu akan lebih siap dengan informasi yang kuat untuk memainkan kartu terbaikmu di saat yang tepat!




