Panduan Lengkap: Jenis Bot di Ethereum
Penggunaan bot di Ethereum sudah sangat umum. Yang paling dikenal adalah MEV bots, yang dipakai baik oleh validator maupun pihak yang ingin memanfaatkan slippage transaksi milik orang lain.
Di panduan ini, kami akan membahas jenis-jenis robot yang ada di jaringan Ethereum. Kalau kamu ingin tahu cara menerapkan teknologi anti-bot ke token kamu, baca artikel kami tentang topik tersebut.
1. MEV Bots ERC20
Bot Maximal Extractable Value (MEV) mengeksploitasi peluang untuk memaksimalkan profit lewat berbagai strategi, dan sering memunculkan kekhawatiran soal fairness serta integritas protokol blockchain. MEV mengacu pada nilai maksimum yang bisa diekstrak dari produksi block di luar reward block standar dan gas fees, dengan cara memasukkan, mengecualikan, atau mengubah urutan transaksi dalam sebuah block.
1.1. Front-Running Bots
Bot front-running mendeteksi transaksi yang masih pending di mempool (pool transaksi yang belum dikonfirmasi), lalu memasang transaksinya sendiri dengan gas fees lebih tinggi agar masuk lebih dulu dari transaksi yang terdeteksi dan mengambil untung dari perubahan harga setelahnya. Cara ini memanfaatkan jeda waktu antara saat transaksi dikirim dan saat transaksi tersebut dimasukkan ke dalam block.
1.2. Arbitrage Bots
Bot arbitrage memanfaatkan selisih harga di berbagai market atau exchange untuk meraih profit. Bot ini memantau beberapa sumber harga sekaligus, lalu mengeksekusi trade untuk membeli murah di satu platform dan menjual lebih tinggi di platform lain. Sering kali semuanya terjadi dalam hitungan detik agar selisih harga tidak keburu hilang.
1.3. Liquidation Bots
Bot liquidation mencari dan mengeksekusi peluang untuk melikuidasi posisi yang undercollateralized di platform lending seperti Aave dan Compound. Bot ini memantau rasio collateralization dan langsung mengirim transaksi liquidation ketika collateral peminjam jatuh di bawah batas yang diwajibkan, lalu mengambil profit dari liquidation fees.
1.4. Sandwich Bots
Bot sandwich menjalankan sandwich attack dengan memasang order beli tepat sebelum transaksi pending berukuran besar (mendorong harga naik), lalu memasang order jual segera setelah transaksi itu masuk (mengambil untung dari harga yang lebih tinggi). Artinya, bot melakukan front-running pada transaksi target, lalu back-running untuk meraih profit dari pergerakan harga.
2. CEX Bots ERC20
Bots Centralized Exchange (CEX) mengelola interaksi antara exchange terpusat dan blockchain, sehingga operasi berjalan lancar dan efisien.
2.1. Hot Wallet Bots
Bots hot wallet menangani transaksi yang sering terjadi dan operasi harian, sambil menjaga liquidity yang dibutuhkan untuk eksekusi instan. Bots ini memastikan hot wallets, yang terhubung ke Internet agar aksesnya cepat, memiliki dana yang cukup untuk withdrawal dan aktivitas user.
2.2. Deposit Wallet Bots
Bots deposit wallet mengelola dana user dengan memfasilitasi deposit dan withdrawal di exchange terpusat. Bots ini mengotomatiskan proses deteksi deposit masuk, pengkreditan akun user, dan pemrosesan withdrawal, sehingga transaksi tetap tepat waktu dan akurat.
2.3. Funding Wallet Bots
Bots funding wallet memastikan dana yang tersedia cukup untuk menutup transaction fees dan biaya operasional lain di blockchain. Bots ini mengelola perpindahan dana antar-wallet milik exchange untuk menjaga level liquidity tetap optimal.
3. DEX Bots ERC20
Bot Decentralized Exchange (DEX) ikut berperan dalam trading dan penyediaan liquidity di platform terdesentralisasi, dengan mengotomatisasi strategi finansial yang kompleks.
3.1. Custom Trading Bots
Bot trading custom menjalankan strategi trading yang unik, menyesuaikan diri dengan kondisi market untuk memaksimalkan profit. Bot ini bisa mengeksekusi limit order, market order, dan strategi trading lanjutan lain berdasarkan algoritma yang sudah ditentukan.
3.2. Liquidity Compounding Bots
Bot liquidity compounding menyediakan liquidity ke pool di platform seperti Uniswap, SushiSwap, dan lainnya. Profit dari trading fees dan reward otomatis direinvestasikan kembali ke liquidity pool, sehingga yield bisa meningkat seiring waktu.
4. NFT Bots ERC20
Bot NFT fokus pada aktivitas yang terkait dengan Non-Fungible Tokens (NFTs), mengotomatisasi proses trading dan minting agar lebih efisien.
4.1. NFT Trading Bots
Bot trading NFT mengotomatiskan jual beli NFT berdasarkan tren market dan model harga. Bot ini memindai berbagai marketplace NFT seperti OpenSea dan Rarible untuk menemukan peluang trading yang menguntungkan.
4.2. Minting Bots
Bot minting mengotomatiskan proses pembuatan NFT baru, sering kali dengan melewati batasan seperti limit volume yang diterapkan oleh smart contract. Bot ini bisa memantau launch NFT dan langsung mint token baru begitu tersedia.
5. Play to Earn Bots ERC20
Bot Play to Earn (P2E) ikut bermain di game berbasis blockchain, mengotomatiskan aksi untuk mengumpulkan reward dan mempercepat progres dalam game.
5.1. Questing Bots
Bot questing mengotomatiskan penyelesaian misi dalam game, mengumpulkan reward, dan mendorong progres pemain. Bot ini bisa menjalankan tugas repetitif lebih efisien daripada pemain manusia, sehingga memaksimalkan earning di dalam game.
5.2. Combat Bots
Bot combat ikut dalam battle dan aktivitas bertarung lain di dalam game, dengan tujuan memaksimalkan reward dari setiap kemenangan. Bot ini diprogram untuk menjalankan strategi paling optimal saat masuk ke skenario combat.
5.3. Crafting Bots
Crafting bot mengotomatiskan pembuatan item di dalam game, yang nantinya bisa dipakai atau dijual untuk profit. Bot ini merapikan proses crafting, sehingga waktu dan effort yang dibutuhkan pemain jadi jauh lebih kecil.
5.4. Market Interaction Bots
Market interaction bot mengelola pembelian dan penjualan item game di pasar terdesentralisasi. Bot ini memantau harga market dan mengeksekusi trade untuk memaksimalkan margin profit.
6. General Purpose Bots ERC20
General purpose bot menjalankan berbagai tugas rutin yang tidak masuk ke kategori tertentu, sehingga berbagai protocol bisa tetap berjalan mulus.
6.1. Protocol Update Bots
Bot pembaruan protokol mengotomatiskan deployment update dan perubahan pada smart contract serta protokol. Dengan begitu, versi protokol terbaru bisa diterapkan tanpa intervensi manual, sekaligus menekan risiko human error.
6.2. Bot Rollup
Bot rollup membantu solusi scaling layer 2 dengan mengelompokkan transaksi lalu mengirimkannya ke blockchain utama Ethereum. Bot ini meningkatkan throughput transaksi dan menurunkan gas fees dengan menggabungkan banyak transaksi ke dalam satu batch.
6.3. Bot Pembayaran
Bot pembayaran mengotomatiskan proses kirim dan terima pembayaran agar transaksi berjalan tepat waktu dan akurat. Bot ini bisa menangani pembayaran berulang, microtransaction, dan tugas terkait pembayaran lainnya secara efisien.
6.4. Bot Pengumpul Airdrop
Bot pengumpul airdrop secara otomatis mengklaim token yang didistribusikan lewat airdrop, sehingga semua token yang eligible bisa terkumpul. Bot ini memantau pengumuman airdrop dan mengeksekusi transaksi yang diperlukan untuk mengklaim token tersebut.
7. Bot ERC20 yang Tidak Dapat Diatribusikan
Bot yang tidak dapat diatribusi menampilkan pola otomatis tanpa tujuan yang jelas, sehingga sulit dimasukkan ke kategori tertentu.
7.1. Miscellaneous Bots
Miscellaneous bots menjalankan berbagai tugas yang tidak benar-benar pas dengan kategori lain, biasanya karena aktivitasnya disamarkan atau memang beragam. Bot seperti ini bisa dipakai untuk eksperimen atau fungsi niche di dalam ekosistem blockchain.
7.2. Unclassified Bots
Unclassified bots menunjukkan perilaku yang belum sepenuhnya dipahami atau terdokumentasi, sehingga kategorisasinya cukup menantang. Bot ini bisa beroperasi di area blockchain yang masih abu-abu atau baru berkembang, dengan aktivitas yang belum dianalisis secara tuntas.
Pertimbangan Akhir
Blockchain Ethereum memberi ruang bagi banyak bot untuk beroperasi. Sebagian dipakai oleh validator, sementara lainnya digunakan untuk mencari profit dari transaksi atau aset pihak ketiga.
Kalau kamu sedang berpikir untuk membuat Liquidity Pool, sebaiknya cek juga post tentang antibot Ethereum yang sudah kami siapkan untukmu.
Sumber: Mendeteksi Financial Bots di Blockchain Ethereum
Mau unggul dari kompetitor?
Gabung ke Newsletter kami dan dapatkan berita mingguan seputar Blockchain, khusus untuk creator NFT.




