Cara membuat liquidity pool di Blast langkah demi langkah (Smithii dan Uniswap)
Memahami cara membuat liquidity pool di Blast adalah salah satu langkah krusial supaya token kamu tidak hanya jadi contract di blockchain, tapi mulai punya harga, volume, dan trader. Blast berjalan sebagai L2 dari Ethereum dan DEX dominannya adalah Uniswap V3, jadi flow pembuatan pool mengikuti aturan concentrated liquidity.
Di panduan ini kita akan bahas dua cara untuk membuat pool kamu: pertama dengan tool Smithii untuk Blast, yang menyederhanakan setup dalam satu transaksi, dan kedua langsung di interface native Uniswap V3, dengan kontrol yang lebih detail di tiap parameter.
Kalau kamu belum membuat token, sebaiknya mulai dulu dari panduan membuat token di Blast sebelum lanjut. Sisa post ini berasumsi kamu sudah punya contract token dan sedikit ETH di wallet kamu untuk pairing.
Apa itu liquidity pool dan kenapa harus membuatnya di Blast?
Sebuah liquidity pool adalah pair token yang disetor ke smart contract yang dipakai trader untuk swap. Di Uniswap, liquidity provider mendefinisikan rentang harga spesifik di mana modal mereka bekerja (concentrated liquidity).
Khusus di Blast, ada satu detail yang bikin hitungannya beda dibanding L2 lain: network ini bayar native yield untuk ETH dan USDB. Artinya, ETH yang ada di dalam wallet atau contract menghasilkan yield secara default (sekitar 4% untuk ETH dan 5% untuk USDB menurut dokumentasi resmi). Ini perilaku yang perlu kamu pertimbangkan saat mendesain ekonomi pool kamu.
Faktor relevan lainnya adalah ekosistem DEX. Uniswap V3 menguasai sebagian besar volume di Blast, yang menjadikannya tempat alami untuk list token baru. Itu sebabnya panduan ini fokus membuat pool di Uniswap V3, baik lewat suite Smithii maupun langsung di UI native.
Kalau kamu belum deploy contract token kamu, cek tutorial langkah demi langkah untuk deploy token di Blast sebelum lanjut ke pool.
Cara membuat liquidity pool di Blast dengan tool Smithii
Tool liquidity pool dari Smithii untuk Blast memangkas prosesnya jadi satu transaksi saja dan memungkinkan kamu melewati setup manual fee tier dan range kalau kamu tidak mau pusing dengan detail itu. Biaya tool ini 0.001 ETH plus gas transaksi.

- Hubungkan wallet kamu di network Blast: MetaMask, Rabby, atau wallet EVM lainnya. Kalau Blast belum ter-setup, tool akan mendeteksi network dan menawarkan untuk menambahkannya secara otomatis.
- Pilih base token dan token kamu: base token biasanya WETH atau USDB, tergantung bagaimana kamu mau token kamu dikuotasi. Paste address token kamu di kolom yang tersedia.
- Tentukan jumlah untuk tiap sisi pool: rasio yang kamu input akan menentukan harga awal. Misal, kalau kamu setor 1 WETH dan 1.000.000 token kamu, harga awalnya akan jadi 0.000001 WETH per token.
- Buat pool dan tanda tangani transaksi: tool akan membundle approval token dan pembuatan pair dalam satu flow. Setelah transaksi terkonfirmasi, pool akan aktif di Uniswap V3 di Blast dan trader bisa langsung mulai swap.
Kalau nanti kamu perlu menarik liquidity, ada flow terpisah untuk itu di panduan remove liquidity di Blast.
Cara membuat liquidity pool di Blast langsung di Uniswap
Kalau kamu lebih suka punya kontrol detail atas fee tier, rentang harga, dan kurva liquidity, jalur langsung lewat interface Uniswap (V3 atau V4) adalah pilihan yang cocok. Memang lebih banyak langkah, tapi semua kendali ada di tangan kamu.

1. Hubungkan wallet kamu ke Uniswap di network Blast
Buka app.uniswap.org, hubungkan wallet kamu, lalu pilih Blast di dropdown network (pojok kanan atas). Setelah itu buka bagian Pools dan klik “New position”.
2. Buat pair token dan pilih fee tier
Pilih base token (WETH, USDB, atau yang kamu mau), lalu paste address token kamu di kolom satunya. Uniswap akan memberitahu bahwa pool belum ada dan akan minta kamu memilih fee tier:
- 0.05%: untuk pair stabil (stable-stable).
- 0.3%: default untuk sebagian besar pair token dengan volatilitas tertentu. Paling umum dipakai untuk memecoin dan token baru.
- 1%: untuk pair yang sangat volatil atau token eksotik.
3. Tentukan harga awal dan range
Di sini kamu menetapkan harga awal token kamu dan di antara dua harga mana liquidity kamu akan aktif. Ada dua mode: full range (liquidity kamu bekerja dari 0 sampai tak terhingga, sama seperti Uniswap V2) atau concentrated (liquidity kamu terfokus pada range tertentu, menghasilkan lebih banyak fees tapi berisiko keluar dari range kalau harga bergerak).
Untuk peluncuran khas token baru, banyak creator memilih full range di awal lalu pindah ke posisi concentrated setelah harga mulai stabil.
4. Approve token dan deposit liquidity
Masukkan jumlah yang akan kamu deposit untuk setiap token. Uniswap otomatis menghitung sisi lainnya berdasarkan harga awal. Kamu akan menandatangani dua sampai tiga transaksi: approve untuk setiap token dan mint posisi. Setelah selesai, pool langsung terbuat dan posisi liquidity kamu muncul sebagai NFT di wallet kamu.
Smithii vs Uniswap native: perbandingan
Ringkasan perbedaan dari kedua jalur, biar kamu bisa memilih yang paling pas dengan situasi kamu:
| Karakteristik | Tools Smithii | Uniswap V3 langsung |
|---|---|---|
| Transaksi yang harus ditandatangani | 1 transaksi bundle saja | 2-3 transaksi (approve + mint) |
| Setting fee tier | Sudah dipilihkan (0.3% default) | Pilih sendiri antara 0.05%, 0.3%, dan 1% |
| Range harga | Full range secara default | Full range atau concentrated, bisa diatur sepenuhnya |
| Kurva belajar | Cocok untuk user tanpa pengalaman Uniswap V3 | Perlu paham concentrated liquidity |
| Biaya | 0.001 ETH + gas | Cuma gas |
| Kontrol detail | Terbatas | Penuh |
Kalau kamu masih dalam tahap sebelum launch, cek suite Smithii untuk Blast yang berisi tools untuk membuat token, launch pool, dan menjalankan peluncuran.
Hal yang perlu dipertimbangkan sebelum membuat liquidity pool di Blast
Memilih fee tier yang tepat
Fee tier menentukan berapa banyak yang kamu kutip dari setiap trader yang melakukan swap di pool kamu. Untuk token baru dengan volatilitas tinggi, 0.3% adalah pilihan aman. Naik ke 1% biasanya mengusir volume organik, sedangkan turun ke 0.05% cuma masuk akal kalau pair-nya sangat berkorelasi secara harga (biasanya stable-stable).
Concentrated vs full range
Concentrated menghasilkan lebih banyak fees per unit modal, tapi menuntut kamu mengelola range secara aktif. Kalau harga keluar dari range yang sudah ditentukan, liquidity kamu berhenti menghasilkan fees sampai harga kembali atau kamu menyesuaikan ulang posisi.
Full range lebih pasif dan biasanya jadi pilihan di awal peluncuran, ketika kamu belum tahu di harga berapa token akan stabil. Mirip dengan cara kerja Uniswap V2.
Impermanent loss dan cara menguranginya
Impermanent loss muncul ketika harga relatif antara dua token kamu berubah dibandingkan saat deposit. Di Blast, native yield dari ETH dan USDB membantu meredam sebagian kerugian pasif tersebut, tapi tidak menghilangkannya. Sebaiknya pantau range aktif kalau kamu pakai concentrated liquidity dan sesuaikan posisi ketika market sudah bergerak cukup jauh untuk menutupi gas rebalance.
Kenapa membuat liquidity pool kamu di Blast?
Blast punya beberapa keunggulan yang membedakannya dari L2 lain saat hosting pool:
- Native yield untuk ETH dan USDB: yield yang dihasilkan asset terakumulasi tanpa langkah tambahan, sehingga membantu menutup sebagian impermanent loss.
- Gas jauh lebih murah dibanding Ethereum L1: operasi pembuatan dan rebalance pool cuma butuh fraksi kecil dari biaya yang kamu bayar di mainnet.
- Uniswap V3 sebagai DEX utama: menyerap volume ekosistem, yang berarti pool kamu mendapat lebih banyak exposure organik setelah dibuat.
- Ekosistem dengan insentif aktif: program retroaktif dan kampanye liquidity yang muncul secara berkala di ekosistem Blast (cek DefiLlama untuk data terbaru).
FAQ
Ini pertanyaan yang paling sering masuk soal pembuatan liquidity pool di Blast:
Berapa biaya membuat liquidity pool di Blast?
Dengan tools Smithii, biayanya adalah 0.001 ETH ditambah gas dari transaksi bundle. Kalau kamu langsung lewat Uniswap V3, tidak ada fee tools dan kamu cuma bayar gas dari dua atau tiga transaksi (approve + mint). Apapun pilihannya, total biaya di Blast biasanya jauh lebih murah dibanding di Ethereum L1 karena selisih gas di L2.
Apakah perlu skill coding untuk membuat LP di Blast?
Tidak. Baik tool Smithii maupun interface native Uniswap V3 sifatnya no-code. Kamu cuma butuh wallet yang ter-connect, address token kamu, dan aset lain yang mau dipasangkan (WETH, USDB, dll.).
Fee tier mana yang sebaiknya dipilih untuk token saya di Blast?
Untuk mayoritas token baru di Blast, 0.3% adalah fee tier yang paling banyak dipakai. 0.05% hanya masuk akal untuk pair stabil yang sangat berkorelasi, sementara 1% biasanya dipakai untuk token yang sangat volatil atau bervolume rendah, karena fee setinggi itu mengurangi insentif orang untuk swap lewat pool kamu.
Bagaimana dengan native yield kalau ETH atau USDB saya ada di dalam pool?
Behavior native yield tergantung bagaimana smart contract yang menyimpan token tersebut diimplementasikan. Uniswap V3 di Blast punya treatment rebasing tersendiri, dan dalam banyak kasus, sebagian yield-nya didistribusikan ulang atau dikelola lewat protokol. Sebaiknya cek dulu dokumentasi yield mode Blast sebelum menghitung detail expected return-nya.
Bisakah saya menarik liquidity kapan saja?
Bisa. Kamu adalah pemilik posisi tersebut (di Uniswap V3 direpresentasikan sebagai NFT di wallet kamu) dan bisa menarik liquidity kapan pun. Step by step-nya ada di panduan menarik liquidity dari pool kamu di Blast.
Kesimpulan
Membuat liquidity pool di Blast bisa dilakukan dalam beberapa menit saja, entah pakai tool Smithii (lebih cepat, lebih sedikit setting) atau langsung lewat Uniswap V3 (lebih manual, kontrol lebih banyak). Pilihannya tergantung seberapa detail kamu mau mengatur dan seberapa familiar kamu dengan concentrated liquidity.
Sebelum membuat pool-nya, cek dulu fee tier dan range yang mau kamu pakai, dan perhatikan bagaimana native yield Blast mempengaruhi ekonomi pair tersebut. Setelah launch, pantau active range dan lakukan reposisi ketika harga sudah bergerak cukup jauh sehingga rebalance-nya sepadan dengan biaya gas.

Insinyur industri yang kini jadi trader Solana. Marketing di Smithii dan kontributor peluncuran memecoin $SHRIMP.







