Cara membuat token di Hyperliquid: panduan lengkap step by step
Meluncurkan token di Hyperliquid pakai dApp dari Smithii cuma butuh beberapa menit dan tidak menyentuh coding sama sekali. Semua diisi di layar, dan kamu juga bisa menambahkan fungsi yang bikin launch kamu jauh lebih matang daripada smart contract standar.
Ada satu hal yang perlu kamu pahami sebelum mulai: berbeda dengan yang terjadi di Solana, informasi identitas token akan terkunci begitu kamu deploy. Baik nama maupun ticker tidak bisa diubah lagi setelahnya.
Sepanjang panduan ini kamu akan melihat prosedur lengkapnya, apa fungsi tiap fitur opsional dan cara menyesuaikannya dengan apa yang kamu launch, entah itu token utility atau memecoin.
Apa yang didapat sebuah token dengan launch di Hyperliquid
Hyperliquid dibangun di sekitar order book yang sepenuhnya on-chain, dan lapisan smart contract-nya, HyperEVM, datang belakangan untuk memungkinkan deploy aplikasi di atas infrastruktur yang sama.
Kedua sisi ini berbagi state, dan dari situlah muncul keunikan network-nya: token yang di-deploy di sini tidak muncul di ekosistem kosong, tapi bareng komunitas yang aktif tiap hari dan punya volume.
Ini mempengaruhi audiensmu. Di sini normalnya orang buka explorer dan cek contract dulu sebelum beli apa pun, jadi standar seberapa detail kamu setup token lebih tinggi dibanding chain yang berorientasi launch cepat. Secara teknis sebaliknya, tidak ada hal baru yang perlu dipelajari: HyperEVM adalah EVM standard dan semuanya jalan seperti yang kamu harapkan.
Yang kamu butuhkan sebelum membuat token di Hyperliquid
Kebutuhannya sedikit dan bisa kamu selesaikan dalam hitungan menit:
- Satu wallet EVM dengan HyperEVM sudah dikonfigurasi. MetaMask, Rabby atau yang mana saja yang support WalletConnect.
- Saldo HYPE yang cukup untuk deployment, gas dan apa pun yang mau kamu lakukan setelahnya.
- Nama, ticker dan total supply sudah kamu putuskan. Sisanya bisa kamu selesaikan langsung di dalam tool-nya.
Langkah demi langkah untuk deploy token di Hyperliquid
Prosesnya dijalankan dari Token Creator dari Smithii untuk Hyperliquid, sebuah tool yang menyelesaikan deployment dalam satu transaksi tanpa kamu harus nulis satu baris kode pun. Begitu masuk, kamu akan lihat tampilan seperti ini:

Dengan interface di depanmu, alurnya seperti ini:
- Connect wallet dan cek network-nya. Ingat bahwa alamat yang menandatangani akan memegang kontrol atas contract-nya.
- Isi nama dan simbol. Sebaiknya cek dulu apakah ticker sudah beredar di network: pakai nama yang sama dengan project lain bikin kebingungan yang nanti bakal kamu bawa terus.
- Tentukan decimals dan supply. Delapan belas decimals adalah standard di EVM, dan minting-nya terjadi sekali saja, dengan total masuk ke wallet kamu.
- Centang fitur-fitur yang mau kamu tambahkan. Kamu bisa tetap pakai token bersih atau tambah beberapa layer; di bagian berikutnya kita bahas apa fungsi masing-masing.
- Cek total nominalnya dan tekan \”Create Token\”.
Setelah kamu tandatangani transaksinya dari wallet kamu, token akan langsung muncul di sana. Kalau kamu juga mau supply-nya langsung terbagi ke beberapa alamat, itu diatur di advanced options, yang juga akan kita bahas. Dan kalau kamu lebih suka skip teorinya dan langsung bikin:
Berapa biaya membuat token
Deployment-nya 0.9 HYPE ditambah gas network ditambah jumlah dari fitur-fitur yang kamu aktifkan. Setiap tambahan ditagih terpisah, jadi token tanpa tambahan tetap di angka dasar. Tool-nya menghitung totalmu sebelum kamu konfirmasi apa pun.
Fitur tambahan yang mungkin menarik buat kamu
dApp ini tidak berhenti di dasar saja: ada beberapa layer opsional yang bisa ditambahkan saat deployment kalau kamu tertarik. Semuanya juga bisa diaktifkan setelah token sudah beredar, lewat Token Manager.
Opsi dasar
Transaction Fee (Free)
Menerapkan komisi di setiap pembelian dan penjualan, lalu membaginya ke alamat-alamat yang kamu tentukan, maksimal sepuluh alamat dan dengan proporsi sesuai keinginanmu. Berguna untuk menopang pengeluaran project tanpa harus mengorbankan kantong token kamu sendiri. Persentasenya masih bisa diubah nanti.
Deflation (+0.45 HYPE)
Menarik sebagian dari setiap transaksi keluar dari peredaran dengan cara burn otomatis, tanpa perlu campur tangan kamu. Cocok kalau narasi project-mu memang soal supply yang menyusut seiring pemakaian token.
Reflection (+0.45 HYPE)
Mengembalikan sebagian trading fees ke wallet yang menyimpan token, dengan syarat saldo minimum untuk ikut dalam pembagian. Cocok kalau kamu mau memberi reward buat holder jangka panjang, bukan yang cuma rotasi cepat.
Properti token
Burnable (+0.3 HYPE)
Mengaktifkan burn token secara manual kapan pun kamu mau. Cocok buat burn yang diumumkan dari awal: pencapaian milestone, buyback, atau menghabiskan sisa dari suatu distribusi.
Mintable (+0.3 HYPE)
Membiarkan opsi mint token tambahan tetap terbuka setelah smart contract dideploy, hanya bisa dilakukan oleh wallet pemilik. Cocok buat jadwal emisi bertahap atau program incentive berkelanjutan. Kalau kamu maunya supply tertutup, fitur ini tidak perlu.
Pausable (+0.3 HYPE)
Menghentikan seluruh transfer dan aktivitas selama status ini aktif. Ini tuas rem darurat saat ada masalah keamanan atau pergerakan aneh di pair.
Opsi Lanjutan
Multi-Wallet Distribution (+0.3 HYPE)
Membagi supply ke maksimal sepuluh address sekaligus saat deploy, dengan proporsi yang kamu tentukan sendiri di masing-masing. Cocok buat langsung mengalokasikan jatah team, marketing, incentive, dan liquidity tanpa harus rangkai transaksi setelahnya.
DEXTools Socials + Banner (+4.5 HYPE)
Kirim link website, Telegram, Discord, dan X ke DEXTools, lengkap dengan logo dan banner, langsung dari form. Cocok kalau kamu mau token tampil dengan identitas sendiri, bukan sekadar address anonim.
Create a Liquidity Pool (+0.3 HYPE)
Membuka pair di alur yang sama, memasangkan token-mu dengan HYPE, dan menunjukkan di harga berapa akan launch sebelum kamu konfirmasi. Cocok supaya token bisa langsung ditradingkan begitu lahir. Perhatikan: HYPE yang kamu sediakan tidak hilang, dana itu tersimpan di dalam pair.
Batas Trading
Anti whale (+0.3 HYPE)
Memasang batas atas untuk berapa banyak yang bisa dibeli dan ditumpuk satu address: maksimal per transaksi, jeda wajib antar transaksi, akumulasi total, dan berapa hari aturan ini berlaku. Cocok di fase awal, saat pair masih tipis.
Anti Bot (+0.3 HYPE)
Membatasi token jadi satu transaksi per block, kondisi yang bikin sniper bot mati kutu. Cocok dipasang tepat saat liquidity dibuka, biar launch tidak diborong mesin.
Blacklist (+0.3 HYPE)
Memblokir address tertentu yang kamu tandai supaya tidak bisa trading. Cocok kalau kamu sudah mengidentifikasi bot atau wallet yang bermain-main dengan harga.
Kenapa data meta sebuah token di Hyperliquid tidak bisa diedit
HyperEVM mengikuti standar ERC-20, dan standar itu memang tidak menyertakan fungsi apa pun untuk menulis ulang nama atau ticker setelah smart contract dideploy. Ini bukan keterbatasan tool-nya, tapi memang begitulah token didefinisikan.
Yang bisa kamu ubah adalah identitas visual yang tampil di platform seperti DEXTools, karena itu dikelola di luar smart contract dan sifatnya opsional.
Soal lapisan lainnya (burn, reward otomatis, batas per address, blacklist, distribusi awal), prinsipnya sederhana: aktifkan hanya kalau kamu punya rencana pemakaian yang jelas. Smart contract dengan semua fitur menyala bukan tanda ambisius, tapi tanda ragu-ragu. Kalau target utamamu memang mengurangi supply, cek dulu bagaimana skema buyback dan burn dijalankan, karena bisa jadi cukup pakai strateginya saja, bukan fungsinya.
Langkah selanjutnya setelah mint token di Hyperliquid
Contract yang sudah di-deploy, dengan sendirinya, tidak bisa dibeli siapa pun. Berikut langkah-langkah yang mengubahnya menjadi sebuah project:
- Memberikan harga dan membuatnya bisa ditradingkan dengan membuka market: cara membuat liquidity pool di Hyperliquid.
- Mendistribusikan supply, membayar reward, atau meluncurkan airdrop: multisender Hyperliquid.
- Menjaga transaksi tetap berjalan selama komunitas terbentuk dan untuk mendampingi volume organik di screener: volume bot Hyperliquid.
- Menutup permission saat sudah tidak ada lagi yang perlu di-adjust: renounce ownership di Hyperliquid.
Kalau kamu mau memasangkan dengan native coin dari network-nya, ingat bahwa satu pair terbentuk dari dua token dan HYPE native bukan termasuk itu: harus di-convert dulu, dan hal ini kami jelaskan di apa itu WHYPE dan cara wrap HYPE kamu.
Begitu pair mulai bergerak, langkah berikutnya adalah promosi, yang kami bahas di cara mempromosikan meme coin. Sementara itu, permintaan listing di CoinMarketCap dan CoinGecko tidak berbayar dan jauh lebih mudah diajukan kalau market sudah berjalan.
Kalau suatu saat kamu perlu mendapatkan kembali address dari contract kamu, kamu bisa cek di panduan mencari contract address sebuah token.
FAQ
Apakah saya harus melakukan coding?
Tidak sama sekali. dApp men-deploy contract yang sudah teraudit berdasarkan apa yang kamu isi di layar, tanpa perlu compile atau menyentuh Solidity sama sekali.
Apakah wallet saya yang biasa bisa dipakai?
Bisa, selama itu EVM dan sudah dikonfigurasi dengan HyperEVM. MetaMask dan Rabby jalan tanpa setting khusus, karena yang di-deploy adalah ERC-20 standar.
Berapa biaya untuk deploy?
0.9 HYPE plus gas fees network. Setiap fungsi opsional yang kamu aktifkan dihitung terpisah, dan totalnya akan muncul sebelum kamu approve transaksi.
Bisakah saya mengubah nama atau symbol nanti?
Tidak bisa. Data tersebut sudah ter-record di contract saat deploy dan standar ERC-20 tidak mengizinkan perubahannya, jadi sebaiknya kamu cek dua kali sebelum sign.
wallet apa yang sebaiknya saya pakai untuk sign?
Yang benar-benar mau kamu simpan, karena akan tercatat sebagai owner dari contract dan hanya wallet itu yang bisa menjalankan fungsi admin yang kamu aktifkan.
Kesimpulan
Deploy token di Hyperliquid cuma butuh satu tanda tangan; project-nya baru mulai setelah itu. Yang diselesaikan di layar tersebut adalah permission yang akan mengatur contract dan siapa yang boleh menjalankannya.
Aktifkan hanya apa yang benar-benar akan kamu pakai, cek nama dan ticker dengan tenang karena di situ tidak ada kesempatan kedua, dan simpan energi untuk hal-hal yang masih bisa dikoreksi sambil jalan. Kalau kamu mau memahami apa yang membedakan project yang bertahan dan yang tidak, di sini kami menganalisisnya.

Content creator dan kontributor SEO di Smithii. Mahasiswa Teknik Sistem dan penggemar crypto-tech.








